Saat usia 4 bulan, Angeline pernah tinggal di Pekanbaru

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Angeline (8), gadis mungil yang tewas dibunuh di Denpasar Bali ternyata semasa bayi pernah menetap di Pekanbaru dibawa oleh orang tua angkatnya, Douglas Scarborough warga Negara Amerika Serikat (AS) dan istrinya Margareith Christina Megawe.
"Buk Margareith dan suaminya yang bule itu pernah menetap disini (Pekanbaru), sejak 1992 sampai akhir tahun 2007," ujar Dementria (43), tetangga Margareith di Jalan Garuda Kelurahan Labuh Baru kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Selasa (16/06/15).
Namun kini, rumah mewah yang dibangun awal tahun 1991 itu hendak dijual setelah Douglas meninggal dunia dan mewarisi hartanya kepada anak dan istrinya termasuk 60 persen untuk Angeline.
"Mereka (Margareith dan Douglas), selama tinggal disini, bisa dikatakan jarang berkomunikasi dengan kami dan warga lainnya, saat itu Angeline kalau tidak salah masih berusia 4 bulan," kata Simangunsong, tetangga lainnya.
Para tetangga mengetahui rumah tersebut milik Douglas lantaran lamanya bule asal negeri Paman Sam itu bekerja dan menetap di Pekanbaru.
"Ya belasan tahun bule Douglas itu tinggal disini, tentu kami tahu, walaupun jarang ikut ngumpul sama kami," kata Mangunsong.
Sebelumnya diketahui, Angeline anak asuh Margareith ditemukan tewas dibunuh di kandang ayam rumah orang tua angkatnya. Diduga pelaku pembunuhan tersebut merupakan orang yang bekerja pada ibu angkatnya bernama Agus Tai.
Sampai saat ini Polda Bali dan jajaran masih menyelidiki kemungkinan bertambahnya tersangka pembunuhan gadis mungil bernasib malang tersebut. [Pan]

