Kecam Aksi Pejabat Pamer Harta, Panglima Pucuk LLMB Minta Sekdaprov Riau Dicopot

Kecam Aksi Pejabat Pamer Harta, Panglima Pucuk LLMB Minta Sekdaprov Riau Dicopot

Panglima Pucuk LLMB, Dt. Ismail Amir, SH., MH

Beritariau.com, Pekanbaru - Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) Riau, Kepri dan Sumut ikut menyoroti pemberitaan terkait aksi pamer harta yang dilakukan oleh anak dan istri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, SF Hariyanto.

Panglima Pucuk LLMB, Dt. Ismail Amir, SH., MH bahkan mengecam aksi pamer harta tersebut karena menurutnya hal itu tidak sepantasnya dilakukan oleh pejabat pemerintah, apalagi di tengah kesulitan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat.

"Saya Panglima Pucuk LLMB mengecam keras aksi-aksi pamer kekayaan yang dilakukan oleh keluarga Sekdaprov Riau, apalagi Presiden dan Gubernur juga sudah meminta pejabat negara dan daerah untuk tidak pamer kekayaan," tegasnya, Rabu (5/4/2023).

Tak hanya mengecam, Dt. Ismail juga meminta kepada gubernur atau Mendagri untuk mencopot jabatan SF Hariyanto sebagai Sekdaprov Riau saat ini.

"Saya juga minta jabatannya sebagai Sekdprov Riau dicopot karena sama sekali tidak mencerminkan tingkah laku sebagai seorang pejabat," ujar Dt. ismail.

Apalagi belakangan, bukannya meminta maaf atas kelakuan anak dan istrinya, SF Hariyanto juga dinilai melakukan pembohongan publik saat mengklarifikasi persoalan yang tengah menimpa keluarganya itu, seperti pengakuan soal tas branded yang dibilang KW, tiket pesawat promo, tidur di lantai hingga ulang tahun mewah yang dilakukan di toko bernama Rizt-Carlton.

Di sisi lain, LLMB juga mendukung upaya Mendagri dan juga KPK untuk memanggil dan mengklarifikasi terhadap persoalan tersebut, terutama soal sumber uang yang didapat untuk membeli tas-tas mahal dan lainnya.

"Kabarnya besok, KPK akan memanggil Sekda untuk diperiksa, kami mendukung hal itu," ujarnya.

Sebagai catatan, berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diunggah di situs resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau S.F Hariyanto memiliki harta Rp 9.724.258.000 atau Rp 9,7 miliar.

SF Hariyanto tercatat memiliki 9 bidang lahan dan bangunan senilai Rp 8.508.258.000 atau Rp 8,5 miliar. Lahan itu tersebar di Kota Pekanbaru dan Kota/Kabupaten Tangerang Selatan. Aset lahan dan bangunannya yang bernilai paling tinggi terletak di Tangerang Selatan (Tangsel) senilai Rp 3.857.000.000 yang disebut bersumber dari penghasilan sendiri. 

Selain itu, Hariyanto tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 845.750.000. Kendaraan itu Hariyanto terdiri dari Toyota Vellfire Tahun 2014 Rp 275 juta, Toyota Harrier Tahun 2015 senilai Rp 250 juta, Toyota Fortuner Tahun 2020 senilai Rp 320 juta, dan sepeda motor Honda Phantom. 

Dia juga tercatat memiliki harta bergerak lain senilai Rp 216.250.000 serta kas dan setara kas Rp 154.000.000. Hariyanto tidak tercatat memiliki surat berharga maupun utang. Dengan demikian, total harta kekayaannya mencapai Rp 9.724.258.000. (*)