DPRD Riau harap RSUD Pekanbaru dilaporkan ke Komnas HAM

DPRD Riau harap RSUD Pekanbaru dilaporkan ke Komnas HAM

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Penelantaran pasien Jamkesda, Jelita (44) yang menderita luka bakar yang membusuk ditangan kanannya, dilakukan Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Arifin Ahmad, Pekanbaru, menambah jumlah keluhan masyarakat akan buruknya pelayanan kesehatan di Provinsi Riau.

Bahkan, Junihar Silaban (44) suami Jelita, berencana akan pulang ke rumahnya di Simpang Intan kecamatan Pinggir kabupaten Bengkalis karena kehabisa biaya untuk makan sehari-hari sembari menunggu panggilan dari dokter yang tak jelas waktunya.

Menanggapi hal itu, Komisi E DPRD Riau yang membidangi kesehatan dalam waktu dekat akan memanggil manajemen RSUD Arifin Ahmad terkait persoalan ini. Dewan berharap RSUD Pekanbaru dilaporkan ke Komnas Hak Asasi Manusia (HAM).

"Akan kita lakukan rapat dengan pimpinan Komisi, guna melakukan pemanggilan terhadap manajemen rumah sakit. Pasien diterlantarkan, ini keterlaluan," ujar anggota Komisi E DPRD Riau, Muhammad Adil, Selasa (03/03/15).

Menurutnya, pihak RSUD Arifin Ahmad yang kerap dikeluhakan warga Riau ini wajib menjelaskan alasan apa yang menyebabkan pasien ditelantarkan, dan tidak mendapat perawatan medis, hingga tidur di rantai ruang pendaftaran dengan beralaskan tikar plastik tipis tanpa perawatan dan perhatian.

Adil mengaku komisi E telah meninjau langsung kondisi pasien di RSUD tersebut. Bahkan, Adil juga mengritisi lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah selaku pemegang otorita yang kuat atas berjalannya pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Pemprov Riau itu harus tanggung jawab, atas pencorengan pelayanan kesehatan terhadap orang miskin ini. Kalau di rumah sakit daerah saja bisa begitu, bagaimana mau menjadi contoh pelayanan kesehatan lebih baik oleh rumah sakit swasta," kata Adil.

Politisi partai Hanura Riau ini juga menyindir lembaga ad Hock lainnya di Provinsi Riau yang seolah membiarkan terjadinya penzholiman terhadap warga miskin di RSUD Arifin Ahmad.

"Sampai saat ini belum ada yang bersuara memprotes kejadian tersebut. Kemana lembaga lainnya, itu kok tidak diawasi. Saya tunggu mereka lakukan laporan ke Komnas HAM atas kasus ini," pungkas Adil. [Pan]

Tags :# politik