Kapal Tongkang, Spead Boat dan Nelayan di Pelalawan terbakar

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - 3 unit kapal tongkang dan spead Boat bermuatan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan bensin, Jumat (6/2) sekitar pukul 03.30 Wib dini hari, terbakar di tepi Sungai Kampar tepatnya di kawasan Dusun 3 Jebatan Desa Sering Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan.
3 unit kapal itu yakni 1 unit Tongkang pengangkut barang BBM jenis Solar dan Bensin yang terbuat dari kayu diketahui milik Chairul. Sedangkan 2 unit Speed Boat Pulau Muda yang terbuat dari fiber yang dalam kondisi perbaikan, tidak bermesin, diketahui milik Nazir.
"Selain itu, 1 bangunan kios terbuat dari kayu milik Rais yang dikontrak oleh Nazir juga ikut terbakar," ujar Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga Sik, Jumat (06/02/15).
Diceritakannya, kejadian itu berawal ketika seorang polisi bernama Jamaluddin (55) dan seorang nelayan Sulaiman (63) yang berdomisili tak jauh dari Tempat kejadian perkara (TKP) mendengar suara ledakan disertai teriakan dari arah pinggiran sungai.
"Setelah dicek, diketahui 1 Unit Tongkang pengangkut barang milik Chairul terbakar dan langsung menjalar ke 2 Unit Speed Boat milik Nazir yang posisinya berdampingan," kata Ade Johan.
Akibat kejadian itu, 3 orang nelayan yang kebetulan berada di sekitar kapal itu mengalami luka bakar, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Amelia Medika Pangkalan Kerinci.
"Ketiga korban itu atas nama Khairul (48) warga Terusan Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci, Rio (25) warga kelurahan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Amran (35) warga Terusan baru Kecamatan Pangkalan Kerinci," jelas Ade.
Dikatakannya, saat ini ketiga korban tengah mendapatkan perawatan intensif di RS Amelia Medika. [Pan]

