Direndam Banjir, lahan sawah di Rohil terancam gagal panen

Direndam Banjir, lahan sawah di Rohil terancam gagal panen

Kondisi puluhan hektar persawahan yang terendam banjir dan terancam gagal panen | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Rohil - Seluas 70 hektar lahan sawah yang ditanami padi dan berlokasi di Desa Bagan Sinembah kecamatan Bagan Sinembah Raya (BSR), terancam gagal panen.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (30/12/14), puluhan hektar lahan sawah di Desa Bagan Sinembah terendam banjir dengan kedalaman melebihi pinggang orang dewasa. Ironisnya, lahan padi diperkirakan sepekan lagi akan mulai dipanen.

Samiyah, warga Bagan Sinembah yang menanam padi di lahan seluas sekitar 1 hektar ini rencananya pekan depan akan dipanen.

"Saya gak nyangka kalau banjir separah ini, padahal rencananya minggu besok mau kami panen padinya ini, tapi kalau ditengok kondisinya tak mungkin karena sudah tak nampak lagi padinya, sedih saya padahal saya sangat berharap bisa mengambil hasil panen ini," ungkapnya dengan sedih.

Begitu juga dengan Julia, ibu ini terpaksa harus merelakan seluas 1 hektar tanaman padinya yang terendam oleh banjir yang melanda lahan persawahannya.

"Ya mau bagaimana lagi, sudah kehendak yang di atas, saya hanya bisa pasrah, mungkin belum rezeki kami, padahal saya sangat berharap hasil panenan ini nantinya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup kami," tutur Julia pasrah.

Sementara itu Penghulu (Kepala Desa, red) Bagan Sinembah, M Yamin kepada wartawan mengungkapkan rasa miris atas banjir yang melanda persawahan di wilayah kepenghuluannya tersebut.

"Musim hujan ini memang luar biasa, sebab hampir seluruh lahan pertanian padi yang ada di wilayah kami terendam banjir semuanya, saya khawatir terancam gagal panen, saya sangat prihatin dengan hal ini, saya sangat berharap ada perhatian serius atas hal ini," harap Yamin. [bim]