DBD di Riau meningkat, Grup PT Astra Fogging 22 Desa

DBD di Riau meningkat, Grup PT Astra Fogging 22 Desa

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di provinsi Riau, khususnya wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) semakin meningkat. Hingga November 2014, Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah Inhu mencatat sedikitnya delapan orang meninggal dunia dari sebanyak 415 kasus demam berdarah.

Guna mengantisipasi penyebaran penyakit mematikan itu, manajemen PT Tunggal Perkasa Plantations (PT TPP) anak perusahaan Astra Internasional Tbk melakukan fogging di 22 desa yang berada di tiga kecamatan sekitar areal usahanya.

"Fogging kami lakukan di Kecamatan Pasir Penyu, Lirik dan Sungai Lala. Ada 22 desa yang kami anggap rawan DBD pascabanjir beberapa waktu lalu," ujar Administratur PT TPP, Sumarno didampingi CDO PT TPP, Sukmayanto di Airmolek, Senin (22/12/14).

Kegiatan fogging ini, sambung Sumarno, dimulai hari ini dengan mengerahkan karyawan perkebunan secara bergantian, karena setelah mendengar beberapa orang warga Kabupaten Inhu meninggal dunia akibat terserang penyakit DBD.

Selain itu, PT TPP juga berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut.

"Kabarnya di kecamatan Rengat dan Kuala Cenaku sudah banyak warga yang terserang DBD bahkan ada yang meninggal dunia. Jadi kami anggap ini perlu dilakukan fogging ke rumah - rumah warga. Terutama warga yang tinggal di desa sekitar areal PT TPP," katanya.

Menurut Sumarno, Fogging tersebut merupakan kewajiban perusahaan pihaknya dalam membantu pemerintah menanggulangi musibah melalui program Coorporation Social Responsibity (CSR).

Sumarno juga menambahkan, bahwa fogging atau penyemprotan menggunakan insektisida dilakukan hanya untuk memusnahkan sarang nyamuk dan membunuh nyamuk dewasa.

"Untuk itu, kita juga berencana membentuk DBD siaga dilingkungan perusahaannya dan mensosialisasikan pencegahan jentik nyamuk sehingga dapat mengurangi infeksi DBD kepada warga," jelas Sumarno.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhu, Suhardi mengucapkan terima kasih atas partisipasi PT TPP yang telah ikut berperan membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran penyakit DBD yang terjadi di Inhu. Meski demikian, Dia juga mengingatkan kepada warga agar tetap menjaga kebersihan lingkungan.

"Penyebaran DBD tidak bisa dimusnahkan hanya dengan fogging saja, tetapi dituntut kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungannya," ujar Suhardi.

Suhardi berharap apa yang dilakukan PT TPP dapat menjadi contoh bagi perusahan lainnya guna menekan penyebaran penyakit DBD di wilayah Inhu.

"Diharapkan semua perusahaan dapat mengikuti apa yang dilakukan PT TPP, sebagai perusahaan yang peduli kesehatan, dan memperhatikan masyarakat," pungkasnya. [Pan]