Krisis Listrik, PLN Rengat keluhkan kekurangan Energi

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Area Rengat kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), mengeluhkan krisis listrik yang terjadi di wilayahnya. Terkait itu, pihaknya akan menambah mesin sewa baru dengan kapasitas 5 MW untuk mengurangi defisit daya listrik di wilayah Kabupaten Inhu.
Manajer PLN Area Rengat, Armunanto, Rabu (17/12/14) mengatakan, penambahan mesin tersebut diharapkan mampu mengurangi defisit daya yang saat ini terjadi di wilayah Kabupaten Inhu dan sekitarnya sehingga tidak lagi menyebabkan terjadinya pemadaman bergilir dari sore hingga malam hari.
"Kemungkinan tambahan mesin sewa 5 MW ini agak terlambat dari jadwal semula. Tetapi kita tetap mendesak kepada pihak pelaksana agar mesin 5 MW tersebut bisa beroperasi paling lambat akhir Desember 2014 ini," ujarnya.
Tambahan mesin sewa 5 MW itu, kata armunanto, sebelumnya telah diprogramkan PLN, kedepannya akan ditempatkan di PLTD Desa Kota Lama kecamatan Rengat Barat.
"Saat ini, proses pembangunan pondasi untuk kedudukan mesin sewa tersebut sudah selesai dilaksanakan di PLTD Kota Lama dan tinggal menunggu kedatangan mesin yang dikirim dari luar negeri," ungkapnya.
Menurut Armunanto, tambahan mesin sewa tersebut berjumlah 6 unit, dimana satu unit akan digunakan untuk cadangan. Hanya 5 yang akan dioperasikan.
"Informasi dari PT MIC selaku pelaksana, mesin tersebut sudah di packing dan masih dalam proses pengiriman dari luar negeri. Kami akan terus berkoordinasi dengan pelaksana sehingga kedatangan mesin tepat waktu dan bisa segera dioperasikan," kata Dia.
Armunanto menegaskan, meskipun tambahan mesin sewa tersebut sudah bisa dioperasikan, namun hal itu belum bisa menutupi defisit daya yang saat ini terjadi di Kabupaten Inhu. Sebab sampai hari ini, Rabu (17/12/14), defisit daya yang dialami PLN Area Rengat mencapai 10 sampai 12 MW.
"Defisit daya itu disebabkan adanya kerusakan turbo charger pada satu unit mesin di PLTMG Lirik serta penurunan kemampuan pada salah satu mesin di PLTD Kota Lama. Kondisi ini menyebabkan PLN kekurangan pasokan daya dan menyebabkan terjadinya pemadaman bergilir," jelasnya.
Armunanto juga mengakui, dalam beberapa hari ini sering terjadi pemadaman mendadak akibat adanya sejumlah gangguan di PLTD Kota Lama. Seperti yang terjadi Rabu (17/12) pagi, terjadi gangguan di PLTD Kota Lama sehingga mengakibatkan pemadaman mendadak.
"Beruntung kita masih memiliki stok suku cadang sehingga proses perbaikan dapat segera dilakukan," ujarnya.
Armunanto menambahkan krisis energi listrik di wilayah Kabupaten Inhu dan sekitar kemungkinan baru bisa teratasi setelah adanya tambahan daya 10 MW di PLTMG Lirik. "Informasi terakhir yang saya terima, tambahan daya 10 MW ini baru bisa terealisasi sekitar bulan Maret 2015 mendatang," jelasnya.
Karena itu, Armunanto berharap kepada seluruh pelanggan PLN untuk dapat bersama-sama menghemat penggunaan listrik sehingga defisit daya yang terjadi dapat berkurang dan durasi pemadaman bergilir lebih singkat.
"Kami juga mohon maaf atas berbagai gangguan yang terjadi beberapa hari ini sehingga mengganggu kenyamanan pelanggan," tandasnya. [Pan]

