PAPDESI Riau Mantapkan Kepengurusan : Solid dari Pusat sampai Daerah

PAPDESI Riau Mantapkan Kepengurusan : Solid dari Pusat sampai Daerah

Logo PAPDESI

 

BERITARIAU.COM, PEKANBARU  - DPD Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Provinsi Riau menyatakan mantap dengan kepengurusannya. Jika tak ada aral melintang, pengurus akan dilantik pada akhir Maret ini.

DPD PAPDESI Riau menggelar Rapat Persiapan Musyawarah Daerah (Musda) I dan Pelantikan Pengurus di Pekanbaru, Kamis (17/3/2022). Bagi PAPDESI Riau, ini adalah momen bersejarah.

"Kita sudah mantap dengan susunan pengurus. Ini adalah momen bersejarah PAPDESI hadir di Riau," ungkap Ketua DPD PAPDESI Riau, Syofian didampingi Sekretaris, Rian Adli usai rapat. 

Menurut Syofian, kata "mantap" digunakannya karena semua pengurus dan anggota solid. Bahkan semua elemen organisasi siap bahu-membahu untuk memajukan PAPDESI di Riau. 

"Kita solid dari pusat sampai ke daerah," tegas Syofian. Ia menambahkan, keberadaan PAPDESI juga sudah mendapat restu dari Gubernur Riau. "InsyaAllah, Bapak Gubernur support," katanya.

Menurut Syofian, sebenarnya PAPDESI sudah hadir di Riau sejak tahun lalu. PAPDESI Riau diamanatkan oleh pusat untuk melakukan konsolidasi dengan aparatur pemerintah desa di seluruh kabupaten. 

"Kita bangga dengan semangat teman-teman di semua kabupaten yang sepaham dengan pola gerak PAPDESI," kata Syofian. Ia menambahkan, PAPDESI ingin hadir mengadvokasi aspirasi pemerintah desa ke tingkat provinsi sampai pusat. 

Oleh karena itu, Syofian menyatakan PAPDESI Riau siap bersinergi dengan pembangunan daerah. Ia sangat mengharapkan bimbingan dari Gubernur Riau dan semua Bupati, Kepala Kepolisian Daerah Riau, Komandan Resor Militer 0313/Wirabima, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Komandan Pangkalan Udara, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta Tokoh Adat. 

Dukungan dari berbagai pihak diharapkannya untuk mewujudkan tema dan sub tema Musda sebagai cita-cita PAPDESI Riau. Syofian menyebutkan, PAPDESI Riau mengusung tema "Desa Kreatif, Inovatif, Ekonomi Bangkit" dengan sub tema "Bantuan Keuangan Provinsi sebagai Pendongkrak Menuju Desa Enterprenuership dan Mandiri". (*)