Minta Gubri Intervensi UNHCR, Ratusan Imigran Aksi Depan Kantor Gubri

Ratusan imigran Afghanistan di Pekanbaru, melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Provinsi Riau, yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin (14/2/2022) | Foto : Jaya/Beritariau
Beritariau.com, Pekanbaru - Ratusan imigran Afghanistan di Pekanbaru, melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Provinsi Riau, yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin (14/2/2022).
Dari pantauan, terlihat seluruh imigran menggunakan rompi/jaket bertuliskan UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees).
Dalam aksi nya, mereka meminta pemerintah Riau membantu mereka dalam memperjuangkan keberlangsungan hidup nya melalui UNHCR.
Imigran berharap agar Gubernur Riau dapat mengintervensi UNHCR agar warga imigran segera mendapatkan hak mereka atau mengirim mereka kembali ke negara ke tiga.
Mereka ingin mendapatkan hak seutuhnya sebagai mana manusia lain nya.
"Due to the negligence of IOM and UNHCR, among us many cases of suicide, we suffer, human rights are violated, have no education, jobs and freedom," kata Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Abdul.
Aksi massa memenuhi gerbang depan kantor Gubri. Ada yang duduk, ada yang berdiri, bahkan sebagian membawa payung dan beberapa spanduk bertuliskan isi pesan suara aspirasi mereka.
"We have been away from family, children, wife, for a decade have not received financial or emotional support," ucap seorang warga imigran kepada beritariau.com
Perwakilan massa Imigran memberikan aksi tuntutan kepada Kabid Humas Frida dan Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Kemenkumham Riau, Muhammad Tito.
Puas melakukan aksi, seluruh massa pun mulai membubarkan diri dengan tertib. (*)

