Uang 1 Milliar Dibawa Kabur, Jaka Gantung Diri?

Uang 1 Milliar Dibawa Kabur, Jaka Gantung Diri?

ilustrasi.

Beritariau.com, Pekanbaru -  Diguga mengalami stres kehilangan uang Rp1 Milliar, membuat Jaka R (30) memilih mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Kamis (11/11/2021) di bengkelnya Zhafran Mobil, Jalan Cempedak Kelurahan Wonorejo Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru.

Jaka pertama kali dilihat Arkis, temannya yang datang kerumahnya siang dan sekitar pukul 12.10 WIB, melihat pria 30 tahun itu dalam posisi tergantung.

Kapolsek Bukit Raya, Kompol Arry Prasetyo mengatakan, sekitar pukul 10.00 WIB saksi mendatangi bengkel korban dan menanyakan kepada istrinya Sri Purwati, yang sedang membuka warung disebelah bengkel korban.

Arkis menanyakan keberadaan korban, karena korban tidak membalas pesan WhatsApp nya. Kemudian dijawab Sri Purwati, agar melihat suaminya diruangan dibelakang bengkelnya. Karena paginya sempat mengantarkan sarapan.

Arkis lalu menuju ruangan dimaksud, sambil memanggil Jaka, saksi mendorong lebar pintu yang sedikit terbuka dan langsung terkejut melihat temannya sudah dalam keadaan tergantung menggunakan tali jemuran.

"Orang pertama yang melihat pria ini gantung diri adalah temannya," kata Arry.

Arkis lalu memberitahu Sri Purwati dan langsung mengabari H Basrial yang kebetulan sedang minum di kedainya, bahwa suaminya gantung diri diruangan belakang bengkelnya.

"Saksi ketiga ini langsung mengabari kami dan kemudian menuju lokasi kejadian," kata Arry. 

Adapun ciri-ciri Jaka saat ditemukan menggunakan baju kaos oblong lengan pendek warna hitam dan celana plahraga warna hitam dengan leher terikat tali tambang jemuran.

"Untuk mengetahui penyebab bunuh diri jasadnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau," ujar Arry.

Menurut hasil pemeriksaan saksi, paman korban bernama Didi mengatakan, 2 minggu yang lalu korban sempat bercerita bahwa uang korban dilarikan oleh orang kepercayaannya sebesar Rp1 Miliar.

"Hal ini membuat korban menjadi beban pikiran," katanya.

Menurut keterangan dokter Forensik RS Bhayangkara Polda Riau yang melakukan pemeriksaan luar awal, di sekujur tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Korban ini murni meninggal akibat gantung diri dengan luka lecet tekan yang melingkari bagian leher dengan menimbulkan simpul," jelas Arry.

Saat disarankan dilakukan autopsi, orang tua korban tidak bersedia, karena mengikhlaskan kematian Jaka.

"Pihak keluarga mengatakan hendak segera mengebumikan Jaka di Ujung Batu, Rokan Hulu," tutup Arry.***