Sekdako Pekanbaru : Ida Yulita Gunakan Mobdin

Sekdako Pekanbaru : Ida Yulita Gunakan Mobdin

Sekdako Pekanbaru M Jamil.

Beritariau.com, Pekanbaru - Kabar Ida Yulita Susanti, Anggota DPRD Kota Pekanbaru, menggunakan mobil dinas (Mobdin) yang diduga mengalami pengeroyokan sekelompok orang di Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (1/9/2021) malam dibenarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Muhamad Jamil.

“Kalau tidak salah dulu ada mobil dinas dipakainya merek Toyota Altis,” ungkap Jamil, Jumat (3/9/2021).

Sesuai aturan jelas Jamil, wakil rakyat tidak boleh lagi menggunakan mobil dinas karena sudah mendapatkan uang transportasi.

Sedangkan, untuk mobil Toyota Innova yang juga digunakan Ida, Jamil mengatakan, mungkin itu punya Sekretaris Dewan.

“Untuk mobil Innova, mungkin punya Setwan,” ujar Jamil.

Menurut Jamil, karena sudah mendapatkan uang transportasi untuk menunjang kinerja mereka. Sehingga, aturan dewan diberikan mobdin sudah tidak berlaku lagi.

“Karena sudah dapat uang transportasi, aturan mereka diberikan mobdin tak lagi berlaku,” jelas Jamil.

Sebelumnya, lanjut Jamil, pihaknya telah berupaya menarik mobil dinas dengan memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait baik di Sekretariat, maupun di Setwan, untuk mengembalikan.

Tidak hanya mobil, lanjut Jamil, aturan penataan beberapa aset di Kota Pekanbaru, juga termasuk untuk roda dua.

Terkait surat penarikan, sebut Jamil, sudah dilayangkan ke OPD tersebut beberapa waktu lalu.

“Suratnya direspons dan ada balasannya,” katanya.

Jamil mengungkapkan, aset mobil Pemko tidak hanya ada di Setwan saja. Tetapi juga banyak dikuasai orang lain.

“Kami juga kita minta OPD harus siap untuk mengamankannya,” kata Jamil.

Dalam surat penarikan mobil dinas itu, pihaknya tegas Jamil, tidak memberi toleransi seperti tenggang waktu.

“Pokoknya harus dikembalikan tidak ada tenggang waktu,” tegas Jamil.

Sebelumnya, Ida bersama suami dan anaknya mengaku dikeroyok otk di Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru.

Belakangan dugaan tersebut, berawal saat anak Ida melintas di lokasi saat hujan terjadi. Saat itu, warga setempat yang mengarahkan melewati jalan tak tergenang tidak diindahkan. Sehingga setelah memaksa jalan, mobil mengenai warga tersebut.***