Dampak Covid-19 Hanura Pekanbaru Desak Tagihan Listrik Gratis, PLN Bakal Tindaklanjuti

Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Ali Suseno
Beritariau.com Pekanbaru - Ketua Fraksi Hanura DPRD Kota Pekanbaru, Ali Suseno, mendesak PLN area Kota Pekanbaru, menggratiskan tagihan listrik. Permintaan itu, menyusul dampak social distancing yang terjadi akibat penyebaran Covid-19 yang terjadi saat ini.
Ali yang saat ini duduk sebagai Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, merasa prihatin dengan kondisi yang terjadi saat ini. Khusus yang paling terdampak sekali yakni Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang mengeluh terkait surutnya perekonomian akibat penerapan kebijakan tetap dirumah.
"Masyarakat ekonomi bawah ini tak kerja tak dapat uang. Kita minta kepada PLN listrik digratiskan baik yang pra bayar maupun yang pascabayar selama bulan Maret dan April atau sampai social distancing dicabut oleh Pemerintah," kata Ali, saat berbincang-bincang dengan wartawan, Selasa (31/03/2020).
Untuk penggratisan tagihan ini, dia meminta yang masuk kategori adalah pelanggan pengguna 900 VA dan juga 450 VA. "Kita minta dispensasilah, jika tidak bisa gratis paling tidak di discount," pintanya.
Sebagaimana diketahui, PLN adalah perusahaan pelat merah milik pemerintah. Menurut Ali, rakyat kecil sangat tergantung dengan kebutuhan pasokan listrik. Namun, dengan adanya kebijakan tetap dirumah tentunya masyarakat kecil tidak bisa bekerja dan tidak punya penghasilan.
"Dalam situasi sekarang PLN jangan cerita dulu untung rugi, tunjukkan hati nurani kita untuk membantu rakyat yang saat ini dalam kondisi sulit," tambahnya.
Ali juga mengingatkan ketika kondisi sudah aman, tentunya pelanggan ekonomi ke bawah bisa memakai dan menggunakan energi listrik secara hemat. "harus diwanti-wanti, jangan ada istilah membengkak tagihan setelah situasi aman," pesannya mengingatkan PLN.
Manager PLN UP3 Pekanbaru, Himawan, menanggapi permintaan dari politisi Hanura tersebut. PLN dalam hal ini menyambut baik atas permintaan itu dan menyampaikan ke pemerintah pusat. "selagi bisa di bantu akan dibantu," paparnya.
Sebagaimana diketahui, Presiden RI Jokowi sudah mengumumkan kebijakan dan keluhan pelanggan melalui tagihan listrik. Untuk listrik daya 450 VA diberlakukan gratis dan untuk pelanggan 900 VA diberikan potongan sebesar 50 persen dari total tagihan. Meski begitu, PLN saat ini masih menunggu arahan berupa sistem administrasi tertulis dari penerapan kebijakan itu.
"Kita siap menjalankan apa yang telah diintruksikan oleh pemerintah pusat. Dan kita tunggu penyesuaian sistim dari PLN Pusat," tutupnya. [Bam]

