Konsolidasi Lintas Relawan Pelalawan

Sasar Kota Pangkalan Kerinci, Relawan Jokowi minta jangan percaya Fitnah

Sasar Kota Pangkalan Kerinci, Relawan Jokowi minta jangan percaya Fitnah

Relawan Jokowi - Maruf Pelalawan Bersatu

Beritariau.com, Pelalawan - Serbuan massa simpatisan dan pendukung menyemarakkan kampanye yang digelar Relawan Jokowi - Ma'ruf Pelalawan Bersatu di Pangkalan Kerinci, Minggu (31/03/19).

Aksi konsolidasi dan orasi lintas relawan ini sengaja digelar di Lapangan Bola Kaki Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Minggu siang.

"Ini acara konsolidasi saja dari sesama organ relawan yang ada di Pelalawan. Ini sebagai penguat untuk tetap berjuang secara sukarela dan sinergi jelang 17 April mendatang," ungkap Apul Sihombing, selaku inisiator acara.

Apul yang juga pentolan Relawan Bravo 5 menegaskan, acara tersebut sangat perlu digelar mengingat para relawan sudah bekerja selama berbulan-bulan.

"Ya bentar lagi kan ke TPS. Jadi perlu lah kita kumpul. Ide ini, juga didukung Pimpinan Lintas Organ dan Direktorat Relawan TKD Riau, untuk memberi semangat," ucap Apul.

Ditempat yang sama Direktur Relawan TKD Riau H Sahrin kagum dengan antusias relawan yang hadir di acara itu.

Katanya, kota Pangkalan Kerinci memang harus diperkuat. Sebab, banyak narasi tidak baik tentang Jokowi di wilayah ini yang harus 'dibersihkan'.

"Lihat Baliho kita cetak di dalam panggung ini. Kita paparkan bahwa Jokowi tetap mengawal harga sembako. Bahwa ada abang Ganteng bilang uang 100 ribu hanya bisa beli Bawang dan Cabai. Ternyata, bisa beli macam-macam," ungkap Sahrin.

Dikatakan Sahrin, narasi itu sengaja disusun Tim Direktorat Relawan TKD untuk beberapa kota yang terindikasi telah terpapar. Termasuk kota Panfkalan Kerinci ini. Kota ini pusat pertemuan dari komunitas industri, pekerja dan petani. Artinya, kota ini Pasar sangat menentukan ekonomi.

"Saat pak Apul bilang kota Kerinci, langsung kita siapin narasi. Nah, saat ada yang bilang 'Tempe setipis ATM', 'Harga Sembako mahal' dan 'Rp100 cuma bisa beli Bawang dan Vabai', yang difitnah itu sebenarnya bukan Jokowi, tapi pedagang. Kota ini harus kita ajak warga menyadari itu dan jangan telan fitnah," ujar Ketua DPC Projo Pekanbaru ini.

Menurutnya, justru Jokowi selama 4,5 tahun berjuang keras mengawal harga sembako agar tetap stabil. Bahkan, lanjutnya, Jokowi memperbaiki hampir 2000 pasar rakyat.

"Saat harga (sembako) turun, Jokowi kawal agar petani dan pedagang tetap untung. Saat harga turun, Jokowi juga berjuang agar masyarakat sanggup beli. Tugas berat itu mengawal harga. Nah, yang sebelah kok malah fitnah pedagang dan nakut-nakuti warga belanja ke pasar. Jangan fitnah rakyat, kami akan bela," tegasnya lagi.

Kegiatan ini diinisiasi dan dihadiri oleh sejumlah relawan di Kabupaten Pelalawan. antara lain : Bravo 5, Jokowi Centre, SOJO, Cakra19, Bara Baja, Brigade 01.

Turut hadir juga Bupati Pelalawan HM Harris selaku Pembina dan Direktur Relawan TKD Riau H Sahrin, Caleg Parpol Koalisi I donesia Kerja. (*)