2950 polisi siaga amankan Natal dan Tahun baru di Riau

2950 polisi siaga amankan Natal dan Tahun baru di Riau

Ilustrasi (solopos)

Beritariau.com, Pekanbaru - Menjelang Hari Natal 2017 dan Tahun baru 2018 Kepolisian seperti biasanya melaksanakan kegiatan dengan sandi Operasi Lilin 2017. Untuk pengamanan  di wilayah Kepolisian Daerah Riau rencananya akan dikerahkan secara khusus sebanyak 2950 personel dan dibantu aparat yang bertugas rutin lainnya.

2950 personel itu merupakan yang khusus ditugaskan dengan pembiayaan kegiatan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Sedangkan hampir dua per tiga personel kepolisian seluruh Riau lainnya ikut membantu dalam hal melaksanakan kegiatan rutin.

Dalam operasi lilin kali ini kepolisian menyediakan 40 pos pengamanan dan 29 pos pelayanan pada kegiatan yang akan mulai Sabtu (23/12/2017) mendatang. Namun pada Jumat (22/12/2017) sore sudah dilakukan gelar pasukan dan mengatur pospam dan posyan.

"Ini supaya kegiatan natal dan tahun baru bisa terlaksana tanpa gangguan dari manapun. Jadi masyarakat masyarakat bisa pergi ke puaat perbelanjaan dengan aman dan nyaman, termasuk yang bepergian di jalan puskesmas juga sudah disiagakan," kata Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang usai rapat koordnasi di Kantor Gubernur Riau, Selasa (19/12/2017).

Untuk kondisi jalan, Nandang mengklaim saat ini dalam kondisi baik terutama Jalan Lintas Sumatera dari Kabupaten Rokan Hilir ke Pekanbaru. Termasuk jalan dari Pekanbaru ke Sumatera Barat yang banyak digunakan masyarakat perantau daerah tersebut maupun berlibur.

"Dari dinas pekerjaan umum juga kalau longsor dan jalan rusak sudah siap alatnya," tambahnya.

Selain aspek pengamanan, pihaknya juga melakukan patroli ketersediaan sembilan bahan pokok melalui satgas pangan. Jangan sampai, lanjutnya ada penimbunan sehingga terjadi kelangkaan ataupun harga yang naik di atas Harga Eceran Tertinggi.

Antisipasi radikalisme dan terorisme menurut kapolda juga tetap dipantau  melalui tim detasemen khusus anti teror yang juga khusus memantau Riau.  Tim densus, katanya bahkan sudah melakukan penangkapan terhadap oknum yang sudah berencana  melakukan tindakannya.

"Makanya sudah dilakukan penangkapan dulu, jangan sudah terjadi baru ditangkap," imbuhnya.(bas)