Realisasi pengerjaan jembatan Siak IV dibawah target, Dedet: Progres 2,6 persen
SIDAK - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Ir Noviwaldy Jusman, melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) di Jembatan Siak IV Pekanbaru | Istimewa
Beritariau.com Pekanbaru - Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Ir Noviwaldy Jusman, menanggapi persoalan minimnya realisasi pengerjaan Jembatan Siak IV yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Ujung.
Jalan penghubung ke Kecamatan Rumbai Pesisir tersebut, saat ini masih minim dan jauh dibawah target. Harusnya, masuk bulan Desember 2017 nanti realisasi 11-12 persen.
"Progres masih rendah 2,6 persen dan jauh dibawah target," Kata Wakil Ketua DPRD Riau, Ir Noviwaldy Jusman, Senin (20/11/17).
Dari hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) pria yang akrab disapa Dedet ini, PT Brantas Abipraya selaku rekanan pengerjaan proyek Multi Years (MY) tersebut, banyak mengalami kendala.
"Banyak kendalanya. Mereka menghitung ulang konstruksi kembali, evaluasi yang sudah dilakukan, melakukan reposisi konstruksi yang sudah bertahun-tahun ditinggal, kemudian peralatan launcher yang masih dalam perjalanan," ungkap politisi Demokrat ini.
Dijelaskannya lagi, kendala lain dari pengerjaan ini yakni pihak rekanan mesti melakukan uji kekuatan kontruksi besi yang sudah berdiri dan lama ditinggalkan tersebut.
"Hasil uji besi masih belum keluar, tapi hasil uji tarik sudah dilakukan di LUK," ulas Dedet.
Molor serta minimnya realisasi pengerjaan ini tentunya berdampak terhadap perjanjian serta sanksi yang diterapkan. "Sanksi biasanya dari peringatan sampai putusnya kontak," pungkasnya. [red]

