Pasutri di Inhu tewas dibunuh secara sadis

ilustrasi
Beritariau.com, Inhu - Ali Subhan (46) dan istrinya Sarifah Aini (26), pasangan suami istri yang berdomisili di Desa Alim Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ini, Jumat (13/10/17), ditemukan tewas menggenaskan.
Keduanya diduga kuat menjadi korban pembunuhan secara sadis.
Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari mengatakan, luka robek di bagian kepala kedua korban diduga akibat tebasan senjata tajam dari pelaku yang belum diketahui identitasnya. peristiwa itu terjadi pagi tadi sekira jam 05.30 wib.
"Untuk kepentingan penyidikan, jenazah korban dibawa ke RSUD Indrasari Rengat guna dilakukan otopsi," ujar Arif kepada Beritariau.com, Jumat (13/10/17).
Dijelaskan Arif, kejadian itu bermula ketika seorang warga bernama Sevi (56) mendapat informasi bahwa di rumah korban ramai orang. Mereka melihat Sarifah meninggal dunia diduga dibunuh dengan luka bacok.
"Selanjutnya saksi (Sevi) menuju rumah korban dan melihat korban Syarifah dalam kondisi tidak bernyawa. Lalu, Sevi bersama perangkat desa melapor ke Polsek Batangcenaku," ucap Arif.
Curiga, kemudian warga mencari keberadaan suami Syarifah di perkebunan tak jauh dari rumah tersebut. Ternyata, Subhan suami Syarifah juga ditemukan tewas dengan luka bacok.
"Kedua pasutri itu ditemukan meninggal di tempat berbeda. Sang istri di rumahnya, dengan leher luka bacok, sedangkan suaminya ditemukan di jalan perkebunan," pungkas Arif. [red]

