Ibu-ibu pernah curhat ke FPI Riau suami sering main judi Gelper

Ibu-ibu pernah curhat ke FPI Riau suami sering main judi Gelper

UNGKAP JUDI - Polresta Pekanbaru mengamankan karyawan dan pemain di Gelper Galaxy Jalan Kuantan Pekanbaru, Kamis (28/09/17) malam | Beritariau.com2017

Beritariau.com Pekanbaru - Judi berkedok Gelanggang Permainan (Gelper) di Kota Pekanbaru, ternyata juga meresahkan Rumah Tangga pasangan suami istri. 

Belum lama ini, salah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) pernah menyampaikan curahan hati (curhat) mengenai persoalan judi tersebut di markas Front Pembela Islam (FPI) Riau.

FPI RIAU - Ketua Tanfidzi FPI Riau, Ustad R Ade Hasibuan | Beritariau.com2017

Kebenaran itu disampaikan langsung oleh Ketua Tanfidzi FPI Riau, Ustad R Ade Hasibuan, kepada beritariau.com, saat dikonfirmasi, Senin (02/10/17). 

"Jadi memang ada Ibu itu sering menyampaikan kepada kita. Dia mengadu suaminya sering main judi di tempat permainan gelper tersebut," Kata Ustad Ade.

Bahkan katanya, pengaduan itu datang berkali-kali dan membuat FPI Riau hanya bisa mendengar keluhan yang disampaikan oleh IRT itu.

"Ibu ini pun sudah resah. Kenapa ini  (Gelper,red) tidak ada penanganan yang serius oleh pihak terkait. Saya sudah jelaskan sebenarnya kita sudah mendorong pihak terkait seperti Pemko Pekanbaru yang keluarkan izin dan Polisi sebagai orang yang mendindak," jelasnya.

FPI pun katanya, sudah gerah dengan perjudian berkedok Gelper tersebut. Dia pun mencoba mendorong pihak terkait untuk menindak. Namun bila juga tidak ada penindakan serius, FPI Riau berencana akan mengambil sikap.

"Kalau kita menggunakan cara FPI nanti banyak pula pihak mengatakan FPI terlalu keras, FPI tidak punya kewenangan. Tapi kita ingatkan, bahwa kita masih menunggu perkembangan dalam masalah ini (Gelper,red)," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Polisi telah menetapkan 7 orang tersangka kasus dugaan perjudian berkedok Gelanggang Permainan (Gelper) Galaxy Games yang berlokasi di Jalan Kuantan Raya, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru.

DIAMANKAN - Sejumlah Pengunjung dan Pengelola Gelper Galaxy Games  Saat Diamankan di Mapolresta Pekanbaru, Kamis  (28/09/17) | Beritariau.com 2017

Dari total 7 orang tersangka, 3 diantaranya pengelola dan empat lainnya adalah pemain. Mereka dijerat pasal 303 KUHPidana.

Selain mengamankan puluhan orang, kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti antara lain ; koin, uang tunai dan kupon.

Penetapan status tersebut, dari hasil gelar perkara yang dilakukan jajaran Polresta Pekanbaru pasca penindakan dalam tempo 1 kali 24 jam.

"Ini berkat laporan masyarakat yang kemudian diintai dan dipantau oleh Petugas selama kurang lebih satu minggu. Modusnya, para pemain yang menang memang dapat menukarkan kupon atau bisa diuangkan," ucap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Jumat (29/09/17) sore.

Pasca pengerebekan lokasi titik perjudian gelper di Galaxy Game, politisi dari Partai Golkar, Yose Saputra berharap pengungkapan kasus judi dari kepolisian ini jangan hanya Kamuflase saja.

SIDAK GELPER - Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Yose Saputra bersama lintas Komisi serta Satpol PP & Kabid Perizinan Pemko Pekanbaru, Rabu (16/08/17) kembali meninjau untuk kedua kalinya | Beritariau.com2017

Sebab, kata Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Pekanbaru terpilih ini, dari temuannya saat sidak di beberapa area, sebenarnya lokasi judi gelper di Pekanbaru jumlahnya lebih dari 12 titik.

Jum'at (28/09/17) malam, Polresta Pekanbaru menggerebek lokasi Galaxy Games yang diduga dijadikan arena perjudian.

Dari pantauan, puluhan pemain dan karyawan termasuk wasit Gelper Galaxy, yang didominasi oleh kaum hawa, diangkut dan diamankan oleh jajaran Polresta Pekanbaru ke dalam mobil truk.

Tidak hanya pemain, puluhan mesin Gelper yang ada di dalam Galaxy Game diberi garis polisi oleh jajaran Polresta Pekanbaru.

Namun, saat awak Beritariau.com mengabadikan suasana foto yang ada didalam arena galaxy yang diberi police line, petugas kepolisian tidak memberikan izin.

Beberapa barang bukti dan hadiah turut diangkut seperti koin, voucer, dan hadiah lainnya diamankan di Polresta Pekanbaru. 

AMANKAN BB - Jajaran Polresta Pekanbaru mengamankan Barang Bukti (BB) dari Galaxy Games Jalan Kuantan Pekanbaru saat dilakukan penggerebekan | Beritariau.com2017

Penggerebekan ini, terlihat jadi tontonan warga sekitar. Hal ini dikatakan warga sekitar, Wahyu, yang melihat secara langsung bagaimana polisi datang tiba-tiba dan melakukan penggerebekan.

"Razia judi dingdong bang. Semua diangkat, pemainnya sama pemilik juga kalau tak salah," ucap Wahyu saat ditemui di lokasi.

Dia mengaku sangat mengetahui persis persoalan galaxy game tersebut. Dan dirinya membenarkan lokasi itu sering dijadikan arena perjudian.

"Ini (Galaxy Game,red) sudah sebulan beroperasi. Pemiliknya namanya Ayong," cetusnya.

Informasi diperoleh, sedikitnya 93 orang personil diturunkan ke lokasi malam tadi. Kapolresta Pekanbaru Komisaris Besar Polisi Susanto langsung memimpin penindakan di lokasi itu.

Sebanyak 36 orang langsung digelandang ke Mapolresta Pekanbaru. Diantaranya adalah 12 pengunjung wanita dan 24 pengunjung pria. [bam/red]