Melalui PLTMG, Pemda Pelalawan Berhasil Terangi Pelosok Desa

Melalui PLTMG, Pemda Pelalawan Berhasil Terangi Pelosok Desa

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pelalawan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, berhasil menaikkan jumlah penduduk yang menggunakan listrik sampai ke pelosok desa. Kini, wilayah Pelalawan diterangi listrik.

Bahkan, tahun ini, Pemkab Pelalawan berinisiatif bekerja sama dengan PT Navigate Energi (perusahaan dari Negara Belanda) untuk menambah daya elektrifikasi, dari sebelumnya 21 persen, hingga 80 persen. Ini berarti terjadi peningkatan 59 persen.

"Pada tahun 2011 masyarakat kabupaten Pelalawan yang bisa merasakan listrik hanya di angka 21 persen tadi. Tapi setelah Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) ada, angka itu naik drastis," ujar Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Pelalawan, Yumardi di Pangkalan Kerinci, Sabtu (11/10/14).

Menurutnya, gas untuk pembangkit itu dipasok dari PT Energi Mega Persada, perusahaan gas yang kebetulan beroperasi di wilayah Pelalawan.

"Akhir tahun 2012 lalu, Pemkab Pelalawan melalui BUMD Tuah Sekata, rampung membangun PLTMG di kawasan Langgam, sekitar 15 kilometer arah Barat Pangkalan Kerinci ibukota Kabupaten Pelalawan," kata Yumardi.

Kemudian, lanjut Yumardi, PLN membeli daya itu dari Langgam Power, konsorsium antara Tuah Sekata dan PT Navigat Energi dan dialirkan ke masyarakat sejak awal Januari tahun lalu. PT Navigat sendiri adalah perusahaan asing yang berasal dari Negara Belanda, yang menyediakan pembangkit itu.

Sementara itu, Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, awalnya di Kabupaten Pelalawan hanya berdiri lima mesin pembangkit. Mesin itu mampu menghasilkan daya 15 Megawatt.

Tapi sejak bulan lalu, mesin bertambah menjadi 12 pembangkit. Untuk menghidupi lima mesin tadi, Energi Mega Persada memasok gas 3 Million Metric British Termal Unit (MMBTU) per hari.

"Kalau semua mesin itu beroperasi, kita butuh gas 15 MMBTU per hari. Alhamdulillah ketersediaan gas masih bisa menghidupi semua mesin itu hingga 25-30 tahun mendatang," terang Harris.

Dari 12 mesin itu, sambung Harris, baru 10 unit yang beroperasi dan bisa menghasilkan daya 35 Megawatt.

"Kita akan penuhi dulu kebutuhan di Pelalawan. Sebab tujuan kita membikin pembangkit ini adalah bagaimana caranya supaya semua masyarakat Pelalawan bisa menikmati listrik," ujar Harris.

Tapi kalau kemudian PLN akan mendistribusikan listrik itu ke daerah tetangga seperti Pekanbaru dan Inhu, Langgam Power kata Harris siap untuk itu.

"Yang jelas, ketersediaan daya yang 35 megawatt tadi belum semua terpakai," katanya. [Pan]

Tags :# politik