Host DR OZ, dr Ryan Thamrin, status Single hingga tutup usia 39 Tahun

Host DR OZ, dr Ryan Thamrin, status Single hingga tutup usia 39 Tahun

PROSESI PEMAKAMAN - Jenazah dr Ryan Thamrin, Host DR OZ di stasiun televisi swasta, dimakamkan di TPU Jalan Kesadaran Tangkerang Labuai Bukit Raya, Pekanbaru | Istimewa

Beritariau.com Pekanbaru - Isak tangis keluarga mewarnai kepergian Almarhum dr Ryan Thamrin, Host DR OZ di sebuah stasiun televisi swasta, saat jenazahnya di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Kesadaran, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Jum'at (04/08/17) siang.

Sebelum dimakamkan, Pria dengan nama lengkap Hesta Meiriansyah ini, terlebih dahulu di salatkan di Mesjid Nurul Muttaqin, Kelurahan Tengkerang Labuai, tak jauh dari rumah duka. 

Almarhum dikabarkan meninggal dunia pada Jum'at (04/08/17) sekitar pukul 04.00 WIB di kediaman abangnya, Ferdi, Jalan Kesadaran Gang Kesabaran, Kota Pekanbaru.

Anak dari Husni Thamrin tersebut, menghembuskan nafas terakhir setelah pria kelahiran Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, 28 Mei 1977 itu, dikabarkan menderita penyakit maag akut dan benjolan di bagian belakang kepala.

"Sudah setahun ini, dia (dr Ryan,red) menderita penyakit itu," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau, Doni Aprialdi, yang merupakan abang sepupu Almarhum.

Hingga menghembuskan nafas terakhir di usia 39 tahun, dr Ryan Thamrin diketahui masih berstatus lajang. "Dia ini suka dan cinta dunia pendidikan. Sekarang Ryan masih bersekolah dan menyelesaikan studi S2. Tapi takdir berkata lain, Allah menjemputnya," kata Doni.

Sebelum terjun menangani masalah seksologi dan kesehatan reproduksi di bidang kedokteran, Almarhum yang berdarah Banjar -Melayu ini, menjadi cover boy di majalah Aneka Yess! dan sempat menjadi Abang Jakarta 2003. 

Sejak duduk di bangku SMA, dokter muda ini memang sudah menaruh minat yang besar di dunia medis. Setelah menyelesaikan studi S1 jurusan Kedokteran Umum, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta tahun 2002, dr Ryan memutuskan untuk mengambil master seksologi dan reproduksi di Bangkok pada tahun 2004.

Diketahui, dr Ryan bahkan sempat dipercaya mewakili Indonesia dalam penelitian penyakit menular seksual se-Asia di Bangkok, Thailand pada tahun 2004. Sebelum tutup usia, dia sedang mengejar gelar master di bidang Anti Aging and Esthetica Medicine di Universitas Padjajaran, Bandung yang dijalani sejak tahun 2011.[bam/red]