Selain tewas terpanggang, jari karyawan yang bekerja di mobil Honda Soekarno Hatta juga putus di TKP

Selain tewas terpanggang, jari karyawan yang bekerja di mobil Honda Soekarno Hatta juga putus di TKP

KORBAN DAN JARI PUTUS - Korban Dedi Arman (21 th) karyawan PT Andesta Mandiri Indonesia (AMI) Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru yang diduga tewas terkena aliran listrik bertegangan tinggi di kantornya. Tampak Korban dan Jari Telunjuknya terputus | Beritariau.com2017

Beritariau.com Pekanbaru - Tidak hanya tewas terpanggang, korban Dedi Arman (21 th) karyawan PT Andesta Mandiri Indonesia (AMI) sehari-hari bertugas sebagai cleaning service di dealer showroom mobil Honda Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, yang diduga tewas tersengat listrik bertegangan tinggi, Kamis (23/03/17) sekitar pukul 14.45 WIB, mengalami peristiwa mengerikan. Dimana, jari telunjuk korban putus dan jatuh di Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Arianto, membenarkan peristiwa tersebut. Disebutkannya, Dedi Arman (korban) warga yang berdomisili di Kecamatan Lipat Kain, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pada saat itu bersama rekan kerjanya, Diki Febrian (21) saksi yang bersama koban di TKP, ditugaskan oleh PT AMI, membersihkan logo Honda yang berada di depan showroom dealer Honda.

"Ketika korban membersihkan logo, temannya Diki sedang mengambil air kebelakang," kata Kompol Bimo, kepada wartawan.

Dalam hitungan menit mengambil air kebelakang, saksi melihat percikan api berkobar di tempat korban berdiri di tangga penyangga. Saat itulah, seluruh karyawan lainnya berhamburan keluar ruangan melihat peristiwa tersebut.

"Korban mengalami kecelakaan kerja. Peralatan kerja korban seperti tongkat yang digunakan korban patah dan gosong akibat sengatan arus listrik," ungkapnya.

Bersama korban, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti tongkat yang digunakan korban untuk bekerja, ember, tali hitam, trolli tangga dan jari korban yang putus tersengat arus listrik di TKP.

Tidak hanya itu, polisi bertindak cepat dengan mengamankan TKP dan menurunkan jenazah korban dari tangga tempat korban berdiri. Polisi juga melakukan olah TKP dan memberiksa sejumlah saksi-saksi. Dan jenazah korban saat ini dibawa ke Rumah Sakit. Dugaan sementara, korban tewas murni karena kecelakaan kerja. [bam]