Lepas Penat dari Meja Birokrasi, Pejabat dan Forkopimda Bengkalis Adu Skill di Lapangan

Lepas Penat dari Meja Birokrasi, Pejabat dan Forkopimda Bengkalis Adu Skill di Lapangan

Beritariau.com, Bengkalis -- Suasana berbeda terlihat di Stadion Muhammad Ali, Bengkalis, Rabu (30/9/2026) sore. Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninggalkan sejenak rutinitas birokrasi dan turun langsung ke lapangan dalam laga fun football.

Jika biasanya terlihat dengan pakaian dinas, tumpukan dokumen dan aktivitas pemerintahan, kali ini para pejabat tampil mengenakan jersey olahraga lengkap dengan sepatu bola dan pelindung kaki.

Laga tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Selain jajaran Pemkab Bengkalis dan Forkopimda, pertandingan juga melibatkan sejumlah perwakilan stakeholder daerah.

Di antara pejabat yang ikut meramaikan pertandingan terlihat Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri, serta Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Syahruddin.

Lapangan Becek, Semangat Tetap Membara

Cuaca mendung dan kondisi lapangan yang masih menyisakan genangan setelah hujan tak menyurutkan semangat para pemain.

Begitu peluit pertandingan dibunyikan, bola langsung bergulir. Meski berstatus pertandingan persahabatan, para pemain tetap menunjukkan keseriusan mengejar bola.

Sesekali aksi pemain yang terpeleset akibat permukaan lapangan yang becek justru mengundang gelak tawa dan sorakan dari penonton yang berada di pinggir lapangan.

Pemandangan para birokrat yang sehari-hari lebih banyak bekerja di balik meja kini harus berlari, berebut bola dan melakukan operan menjadi hiburan tersendiri bagi warga maupun pegawai yang menyaksikan.

Berbeda dengan pertandingan sepak bola profesional, laga fun football tersebut hanya dimainkan satu babak dengan durasi 20 menit.

Meski berlangsung singkat, para pemain tetap harus menguras tenaga. Napas yang mulai terengah dan wajah yang dipenuhi keringat terlihat setelah pertandingan berakhir. Namun, suasana ceria tetap terpancar dari para peserta.

Bukan Sekadar Soal Skor

Usai pertandingan, papan skor bukan lagi menjadi hal utama. Momentum tersebut justru dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan membangun suasana kebersamaan antarpimpinan daerah, jajaran pemerintahan, Forkopimda serta stakeholder di Kabupaten Bengkalis.

Semangat kebersamaan itu menjadi pesan penting dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Lapangan Stadion Muhammad Ali sore itu bukan hanya menjadi tempat bermain sepak bola, tetapi juga ruang untuk melebur sekat birokrasi dan memperkuat sinergi.

Dengan suasana yang lebih santai dan penuh keakraban, para pejabat dan unsur Forkopimda Bengkalis menunjukkan bahwa kerja sama tidak hanya dibangun melalui rapat dan meja pemerintahan, tetapi juga dapat tumbuh melalui kebersamaan di tengah masyarakat. (*)