Hampir 90 Ribu Pengunjung Pindai QR Code Festival Bakar Tongkang 2026

Hampir 90 Ribu Pengunjung Pindai QR Code Festival Bakar Tongkang 2026

Beritariau.com, Bagansiapiapi -- Pemanfaatan teknologi digital melalui QR Code dan platform Digital Web Festival Bakar Tongkang 2026 mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Hingga Minggu (28/6/2026), tercatat hampir 90 ribu pengunjung telah mengakses laman digital maupun memindai QR Code yang disebarkan melalui media sosial dan spanduk informasi di berbagai lokasi.

Tingginya angka kunjungan tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan informasi yang cepat, mudah, dan terintegrasi dalam mendukung penyelenggaraan Festival Bakar Tongkang, salah satu agenda wisata budaya terbesar di Kabupaten Rokan Hilir.

Berdasarkan data statistik, jumlah akses ke platform digital festival terus mengalami peningkatan sejak awal Juni 2026. Pengunjung mengakses layanan tersebut melalui berbagai perangkat, mulai dari telepon pintar berbasis Android dan iPhone hingga komputer dengan sistem operasi Windows, Linux, dan Mac OS.

Dari sisi bahasa, mayoritas pengguna mengakses platform menggunakan bahasa Inggris, diikuti bahasa Indonesia dan Mandarin. Sementara berdasarkan negara asal pengunjung, Indonesia menjadi penyumbang akses terbanyak, disusul Jepang, Australia, dan Malaysia.

Data tersebut menunjukkan bahwa Festival Bakar Tongkang tidak hanya menarik perhatian masyarakat dalam negeri, tetapi juga semakin dikenal wisatawan mancanegara.

Kehadiran Digital Web Festival Bakar Tongkang juga menjadi solusi atas berbagai kendala yang selama ini kerap dihadapi wisatawan saat berkunjung ke Bagansiapiapi. Pada penyelenggaraan sebelumnya, pengunjung sering kesulitan memperoleh informasi mengenai ketersediaan hotel, penginapan, transportasi, lokasi parkir, pusat kuliner, hingga destinasi wisata di sekitar lokasi kegiatan.

Kini, seluruh informasi tersebut dapat diakses secara terpadu melalui platform digital sehingga memudahkan masyarakat merencanakan perjalanan selama mengikuti rangkaian Festival Bakar Tongkang 2026.

"Sejalan dengan meningkatnya pemanfaatan teknologi digital, media publikasi konvensional seperti spanduk juga mengalami transformasi. Jika sebelumnya spanduk lebih banyak berfungsi sebagai media promosi visual, saat ini masyarakat mulai beralih kepada spanduk informatif yang dilengkapi QR Code," ujar Analis Publikasi Diskominfotiks Rokan Hilir.

Selain menyediakan informasi dasar bagi wisatawan, platform Digital Web Festival Bakar Tongkang juga terus diperbarui dengan berbagai informasi terkini yang dihimpun dari panitia penyelenggara. Informasi tersebut dipublikasikan secara berkala agar masyarakat dapat mengetahui agenda yang sedang berlangsung maupun kegiatan yang akan dilaksanakan selama festival berlangsung.

Dengan sistem pembaruan secara daring, informasi yang diterima masyarakat menjadi lebih cepat, akurat, dan relevan sesuai perkembangan di lapangan.

Admin pengelola Digital Web Festival Bakar Tongkang berharap masyarakat, panitia, dan berbagai pihak terkait dapat memberikan masukan serta saran untuk pengembangan platform tersebut. Mengingat Festival Bakar Tongkang merupakan agenda tahunan dan ikon pariwisata Kabupaten Rokan Hilir, pengembangan layanan informasi digital dinilai penting agar website tersebut semakin representatif sebagai pusat informasi resmi bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. (*)