Pemko Dumai Apresiasi Sinarmas dan Yayasan Tzu Chi Perkuat Kader Posyandu untuk Cegah Stunting

Beritariau.com, Dumai – Pemerintah Kota Dumai memberikan apresiasi kepada Sinarmas Group bersama Yayasan Buddha Tzu Chi yang menggelar Pelatihan Kader Posyandu dalam implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung Pertemuan Sri Bunga Tanjung, Selasa (23/6/2026), dan diikuti perwakilan kader Posyandu se-Kota Dumai.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi kader Posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting pada ibu hamil dan balita.
Wali Kota Dumai, H. Paisal, yang diwakili Sekretaris Daerah Fahmi Rizal, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan komitmen Sinarmas Group melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang kesehatan.
“Kami sangat mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan Sinarmas Group dalam mendukung pencegahan stunting dan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Sebelumnya telah dilakukan penyerahan antropometri kit dan renovasi posyandu, dan kini melalui pelatihan kader Posyandu. Kami optimistis langkah bersama ini akan memberikan kontribusi besar dalam mewujudkan keluarga sehat dan menurunkan angka stunting,” ujar Fahmi.
Pelatihan tersebut juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat dengan hadirnya tim dari Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia yang dipimpin Asisten Deputi Kesehatan, Gizi, dan Pembangunan Keluarga, Mita Apriyanti.
General Manager Sinarmas Group, Paulus Tumanggor, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting.
“Sinarmas Group bersama Yayasan Buddha Tzu Chi ingin berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting dan menjaga kesehatan keluarga di Kota Dumai. Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan kader Posyandu dalam melayani masyarakat,” kata Paulus.
Sementara itu, Asdep Mita Apriyanti menilai sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha merupakan langkah strategis dalam mempercepat penurunan angka stunting.
Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menempatkan penanganan stunting sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Hal itu diwujudkan melalui berbagai program, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), screening kesehatan, serta peningkatan kualitas layanan dan fasilitas kesehatan.
“Pelaksanaan pelatihan kader Posyandu oleh Sinarmas Group ini patut diapresiasi dan menjadi bukti bahwa komunikasi serta kolaborasi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan berjalan dengan baik. Kami berharap upaya bersama ini mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan menurunkan angka stunting secara signifikan,” ujarnya.
Usai rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen penurunan stunting oleh Sekdako Dumai dan Asisten Deputi Setwapres, kemudian penyerahan cinderamata serta alat peraga sosialisasi secara simbolis.
Kegiatan ini turut dihadiri Asisten II Setdako Dumai, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Dumai, para kepala OPD, jajaran TP PKK Kota Dumai, TP Posyandu Kota Dumai, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan dasar serta mempercepat penurunan angka stunting di Kota Dumai. (*)

