Piala Dunia 2026
Ekuador Mandul, Penampilan Gemilang Eloy Room Bawa Curaçao Tahan La Tri 0-0

Armando Obispo mencoba merebut bola dari kaki Gonzalo Plata di laga Piala Dunia 2026, Ekuador vs Curacao (c) AP Photo/Charlie Riedel
Beritariau.com -- Timnas Ekuador gagal meraih kemenangan perdana di Grup E Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang 0-0 oleh Timnas Curaçao pada laga yang berlangsung di Kansas City Stadium, Minggu (21/6/2026) pagi WIB. Meski tampil dominan sepanjang pertandingan, La Tri tak mampu menemukan celah untuk membobol gawang lawan.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Ekuador langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi penguasaan bola. Peluang emas pertama datang saat laga baru berjalan tiga menit melalui aksi Enner Valencia. Namun, kiper Curaçao, Eloy Room, tampil sigap dengan menepis bola dan menggagalkan peluang tersebut.
Tekanan demi tekanan terus dilancarkan Ekuador sepanjang babak pertama. Tim asal Amerika Selatan itu beberapa kali mengurung pertahanan Curaçao dan memaksa lini belakang lawan bekerja ekstra keras. Akan tetapi, disiplin permainan anak asuh Dick Advocaat membuat setiap serangan Ekuador selalu kandas sebelum menghasilkan gol.
Di tengah dominasi Ekuador, Curaçao sesekali memberikan ancaman melalui skema serangan balik cepat. Peluang terbaik mereka di babak pertama hadir pada menit ke-33 lewat tendangan Juninho Bacuna, tetapi bola masih mampu diamankan kiper Hernán Galíndez.
Memasuki babak kedua, pelatih Sebastián Beccacece mencoba mengubah ritme permainan dengan melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Kevin Rodríguez untuk menambah daya gedor di lini depan. Namun, skenario pertandingan tidak banyak berubah.
Ekuador terus menggempur pertahanan lawan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Di sisi lain, Curaçao tetap tenang dan sesekali mengancam melalui serangan balik. Salah satu peluang terbaik mereka tercipta pada menit ke-60 saat Jurgen Locadia melepaskan tembakan yang masih bisa diamankan Galíndez.
Sosok Eloy Room menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Kiper berpengalaman itu tampil luar biasa dengan melakukan serangkaian penyelamatan penting yang membuat para pemain Ekuador frustrasi. Berkali-kali ia menggagalkan peluang emas La Tri dan menjaga gawang Curaçao tetap perawan hingga akhir laga.
Menjelang pertandingan usai, Ekuador semakin meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan pemain-pemain ofensif seperti Angelo Preciado dan Nilson Angulo. Namun, rapatnya pertahanan Curaçao dan performa cemerlang Room membuat semua upaya tersebut sia-sia.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 0-0 tetap bertahan. Hasil ini membuat Ekuador harus puas menambah satu poin dan menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup E. Sementara itu, Curaçao masih berada di posisi juru kunci, tetapi keberhasilan mencuri satu poin dari Ekuador menjaga peluang mereka untuk tetap bersaing di fase grup Piala Dunia 2026. (*)

