Buka Festival Literasi 2026, Wako Agung Ajak Warga Pekanbaru Gemar Membaca

Buka Festival Literasi 2026, Wako Agung Ajak Warga Pekanbaru Gemar Membaca

Beritariau.com, Pekanbaru – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara resmi membuka Festival Literasi Kota Pekanbaru Tahun 2026 yang mengusung tema “Pekanbaru Bestari (Berbudaya, Sejahtera, Aman, Ramah, dan Inovatif)”, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Pekanbaru ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Acara turut dihadiri Bunda Literasi Kota Pekanbaru, Sulastri Agung, jajaran pemerintah daerah, camat, serta pegiat literasi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Agung menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru yang telah menyelenggarakan festival sebagai upaya memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat.

Menurutnya, literasi bukan hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, berkomunikasi, serta mencari solusi di era digital.

“Untuk mewujudkan generasi Pekanbaru yang hebat dan memiliki masa depan cerah, kebiasaan membaca harus ditanamkan sejak dini,” ujarnya.

Agung mengajak generasi muda menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar kewajiban. Ia bahkan mendorong masyarakat untuk membiasakan membaca minimal satu halaman setiap hari.

“Mari kita jadikan Pekanbaru tidak hanya maju dalam pembangunan, tetapi juga unggul dalam budaya literasi,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dispusip Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, mengatakan penguatan budaya literasi dan pelestarian nilai lokal merupakan pilar penting dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat sekaligus mendukung transformasi sosial yang inovatif.

Menurutnya, Festival Literasi 2026 menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pegiat literasi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem literasi yang inklusif, baik secara digital maupun fisik.

Didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Tahun 2026, gerakan literasi ini diharapkan mampu meningkatkan indeks literasi masyarakat secara berkelanjutan.

Muhammad Amin menambahkan, literasi saat ini tidak lagi sekadar aktivitas membaca pasif, melainkan gerakan aktif yang mengintegrasikan kekayaan budaya Melayu Riau dengan inovasi modern.

Melalui Festival Literasi 2026, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pengetahuan dan agen perubahan bagi masyarakat. (*)