Plt Gubri Ingatkan Warga Waspadai Calo SPMB, Penerimaan Murid Harus Transparan 

Plt Gubri Ingatkan Warga Waspadai Calo SPMB, Penerimaan Murid Harus Transparan 

Beritariau.com, Pekanbaru - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Provinsi Riau Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dimulai. Seiring bergulirnya proses penerimaan peserta didik baru tersebut, masyarakat diimbau untuk mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengingatkan para orang tua dan calon peserta didik agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan atau kemudahan masuk sekolah melalui jalur di luar mekanisme resmi.

Menurutnya, seluruh proses penerimaan siswa baru harus berjalan secara transparan dan berpedoman pada regulasi yang berlaku, sehingga setiap calon murid memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan.

“Para orang tua jangan percaya dengan janji-janji dari pihak luar. Percayalah, kalau memang bisa masuk sesuai aturan, insyaallah masuk,” kata SF Hariyanto, Senin (15/6/2026).

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen mendukung akses pendidikan bagi seluruh masyarakat, baik melalui sekolah negeri maupun swasta. Yang terpenting, kata dia, proses penerimaan berjalan secara adil dan sesuai aturan yang berlaku.

“Kita siap mendukung. Di sekolah swasta pun kita dukung. Yang terpenting, proses penerimaan berjalan sesuai aturan dan memberikan kesempatan yang adil bagi semua calon murid,” ujarnya.

Selain mengingatkan masyarakat, SF Hariyanto juga meminta seluruh panitia pelaksana SPMB di tingkat sekolah untuk bekerja secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab. Integritas panitia dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan penerimaan murid baru.

Ia menegaskan tidak boleh ada praktik rekayasa data, penyalahgunaan kewenangan, maupun bentuk kecurangan lainnya dalam proses seleksi.

“Panitia sekolah harus bekerja dengan jujur, jangan ada rekayasa. Jika ketahuan ada kecurangan, akan diberikan sanksi,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Riau berharap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berlangsung lancar, tertib, dan bebas dari praktik percaloan. Dengan sistem penerimaan yang transparan dan akuntabel, seluruh calon peserta didik diharapkan memperoleh kesempatan yang setara untuk melanjutkan pendidikan sesuai jalur dan ketentuan yang berlaku.

Imbauan ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap oknum yang memanfaatkan momentum penerimaan siswa baru untuk menawarkan jasa atau janji kelulusan dengan imbalan tertentu. Pemerintah memastikan seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan berdasarkan aturan yang telah ditetapkan. (*)