UIN Suska Riau Dorong Irigasi Tenaga Surya, Petani Purworejo Hemat Biaya Hingga Rp200 Juta per Tahun
Beritariau.com, Purworejo – Inovasi energi terbarukan yang melibatkan tim dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau berhasil mengubah sistem irigasi di Desa Krandegan, Kabupaten Purworejo, dengan memanfaatkan energi matahari untuk menggerakkan pompa air sawah.
Program ini mengandalkan panel surya berkapasitas 18 kWp yang menggerakkan pompa 11 kW untuk mengalirkan air dari sungai ke lahan pertanian seluas sekitar 70 hektare. Sistem ini menggantikan penggunaan mesin diesel yang sebelumnya membutuhkan biaya operasional tinggi.
Sebelumnya, petani di wilayah tersebut harus mengeluarkan biaya lebih dari Rp200 juta per tahun untuk bahan bakar dan perawatan pompa diesel. Kondisi itu bahkan sempat membuat sistem irigasi terancam berhenti beroperasi.
Melalui pendampingan akademik dari tim Teknik Elektro UIN Sultan Syarif Kasim Riau, bersama dukungan pemerintah daerah dan mitra lainnya, sistem pompa tenaga surya mulai dipasang pada 2022 dan terus dikembangkan hingga kini.
Hasilnya, produktivitas pertanian meningkat signifikan. Petani yang sebelumnya hanya dapat panen satu kali setahun kini mampu panen hingga tiga kali dalam setahun karena ketersediaan air yang lebih stabil.
Selain meningkatkan produksi, sistem ini juga menekan biaya operasional secara drastis karena tidak lagi bergantung pada bahan bakar minyak.
Pemerintah Kabupaten Purworejo menyebut inovasi ini sebagai langkah penting dalam mendukung ketahanan pangan dan energi berbasis teknologi ramah lingkungan di tingkat desa.
Program ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Bumi 2026, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi konkret bagi persoalan pertanian dan energi di daerah. (*)

