BPS Riau Audiensi dengan UIN Suska dan KOPERTAIS XII, Matangkan Persiapan Sensus Ekonomi 2026

Beritariau.com, Pekanbaru - Badan Pusat Statistik (BPS) Badan Pusat Statistik Provinsi Riau menggelar audiensi strategis dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau serta KOPERTAIS Wilayah XII Riau dalam rangka pemantapan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPS Riau, Dr. Asep Riyadi, dan berlangsung di lingkungan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi teknis sekaligus meminta dukungan pelaksanaan pendataan sektor jasa pendidikan tinggi keagamaan Islam swasta di wilayah Provinsi Riau.
SE2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026 sebagai bagian dari agenda statistik nasional berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik serta tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Riau.
Dalam forum tersebut, BPS Riau memaparkan mekanisme pendataan yang tidak hanya menyasar institusi perguruan tinggi, tetapi juga seluruh unit usaha yang berada di bawah naungan KOPERTAIS Wilayah XII. Unit usaha tersebut mencakup kantin kampus, koperasi mahasiswa, hingga berbagai bentuk usaha lainnya yang berkontribusi terhadap aktivitas ekonomi perguruan tinggi.
Data yang dikumpulkan nantinya meliputi profil usaha, pendapatan dan pengeluaran, jumlah aset, serta serapan tenaga kerja. Informasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai aktivitas ekonomi di lingkungan kampus keagamaan.
Untuk mengatasi tantangan pendataan yang tersebar dan jumlah entitas yang banyak, BPS Riau memperkenalkan metode “Mengisi Bareng” (Ngibar). Skema ini memungkinkan pengisian kuesioner dilakukan secara serentak dan terpandu bersama pihak kampus, tanpa sepenuhnya bergantung pada metode kunjungan langsung petugas ke lapangan.
Metode tersebut ditargetkan dapat mempercepat proses pendataan secara signifikan, bahkan diselesaikan dalam waktu singkat setelah tahap sosialisasi dan inventarisasi data awal selesai dilakukan.
Di akhir pertemuan, BPS Riau juga meminta dukungan publikasi serta partisipasi aktif dari pimpinan KOPERTAIS Wilayah XII Riau dalam menyukseskan SE2026. BPS menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas secara profesional, transparan, serta menolak segala bentuk gratifikasi, korupsi, dan konflik kepentingan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan. (*)

