Disdik Inhil Sosialisasikan Aplikasi SPMB, Kadisdik Tekankan Penerimaan Siswa Harus Transparan

Kepala Dinas Pendidikan Inhil, Abdul Rasyid
Beritariau.com, Inhil - Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir mulai menyosialisasikan penggunaan aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) bagi sekolah tingkat SMP sederajat sebagai persiapan pelaksanaan tahun ajaran baru 2026.
Kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Inhil, Abdul Rasyid, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Tembilahan.
Dalam sambutannya, Abdul Rasyid menegaskan bahwa penerapan sistem digital melalui aplikasi SPMB bertujuan menciptakan proses penerimaan siswa baru yang lebih tertib, objektif, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, seluruh proses penerimaan harus dikawal secara adil agar seluruh jalur seleksi berjalan sesuai aturan dan peruntukannya.
Ia menjelaskan, aplikasi SPMB dirancang untuk mempercepat sekaligus menstandarisasi proses administrasi dan verifikasi penerimaan peserta didik baru. Melalui sistem tersebut, jalur penerimaan seperti domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dapat dipantau secara lebih terbuka dan terukur.
Abdul Rasyid juga menekankan bahwa pelaksanaan SPMB memiliki dasar hukum yang jelas dan merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan. Karena itu, seluruh sekolah diharapkan dapat menjalankan sistem tersebut secara maksimal demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain mempermudah proses pendaftaran, digitalisasi penerimaan siswa baru juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja sekolah dan meminimalisasi persoalan administrasi selama proses seleksi berlangsung.
Melalui kegiatan bimbingan teknis tersebut, peserta juga dibekali pemahaman mengenai alur penggunaan sistem Portal Layanan Pemerintah Daerah, termasuk proses validasi data sekolah dan kuota penerimaan siswa di masing-masing satuan pendidikan.
Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir berharap penerapan aplikasi SPMB dapat menghadirkan sistem penerimaan murid baru yang lebih modern, terbuka, serta memberikan pelayanan yang cepat dan mudah bagi masyarakat. (*)

