UMRI Wisuda 418 Lulusan, Perkuat Langkah Menuju Kampus Unggul dan Bereputasi Internasional

Beritariau.com, Pekanbaru - Universitas Muhammadiyah Riau kembali menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-30 Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Tiga Tahun Akademik 2025/2026 di kampus UMRI, Pekanbaru, Sabtu (9/5/2026).
Pada periode wisuda Mei 2026 ini, UMRI meluluskan sebanyak 418 wisudawan dan wisudawati yang berasal dari delapan fakultas serta Sekolah Pascasarjana. Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memulai pengabdian di tengah masyarakat dengan membawa semangat keunggulan, integritas, dan kebermanfaatan.
Wisuda kali ini juga mencerminkan keberagaman dan suasana akademik yang inklusif di lingkungan UMRI. Di tengah mayoritas lulusan Muslim, terdapat pula 24 lulusan beragama Protestan dan dua lulusan beragama Katolik yang ikut diwisuda.
Rektor UMRI, Saidul Amin, dalam sambutannya mengangkat tema “Alumni Berkarakter dan Berdampak, UMRI Unggul Mencerahkan Semesta”.
Ia menegaskan bahwa karakter menjadi fondasi utama dalam menentukan kualitas dan masa depan seseorang. Menurutnya, para lulusan kini membawa nama baik kampus dan dituntut mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Setelah meninggalkan kampus ini, para lulusan adalah duta UMRI di tengah masyarakat dan dunia kerja. Karya serta kontribusi yang diberikan akan ikut membawa nama UMRI,” ujarnya.
Saidul Amin menambahkan, di tengah perkembangan globalisasi dan transformasi digital yang semakin kompetitif, kemampuan akademik saja tidak lagi cukup. Dunia saat ini membutuhkan generasi yang memiliki inovasi, integritas, kemampuan adaptasi, serta nilai-nilai kemanusiaan yang kuat.
Ia juga mengingatkan pentingnya menghormati perjuangan orang tua yang telah mendukung pendidikan anak-anak mereka hingga berhasil menyelesaikan studi.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMRI turut memaparkan sejumlah capaian strategis kampus menjelang Milad ke-18 UMRI pada Juni mendatang. Saat ini UMRI telah memiliki dua guru besar, yakni Ahmad Kafrawi Nasution di bidang biomaterial dan Jufrizal Syahri di bidang ilmu kimia organik.
Selain penguatan sumber daya akademik, UMRI juga terus melakukan pengembangan infrastruktur kampus. Salah satunya melalui pembangunan Gedung Mahmud Marzuki Tower setinggi sembilan lantai dengan nilai pembangunan mencapai sekitar Rp72 miliar yang berasal dari wakaf dan infak kolektif.
Ke depan, UMRI juga merencanakan pembangunan rumah sakit pendidikan, perpustakaan modern bertaraf internasional, dan auditorium sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi kampus unggul dan berkemajuan.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau, Hendri Sayuti, menegaskan bahwa Muhammadiyah berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang terbuka dan adil bagi seluruh kalangan tanpa membedakan latar belakang agama maupun sosial.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Nopriadi, menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pesat UMRI yang kini memiliki lebih dari 15 ribu mahasiswa.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap UMRI, baik dari dalam maupun luar daerah. Ia juga mendorong agar UMRI mampu meningkatkan status akreditasi dari “Baik Sekali” menjadi “Unggul” serta memperluas rekognisi internasional.
Apresiasi turut disampaikan Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri, Leny Nofianti, yang meminta para dosen terus meningkatkan kualitas akademik dan jabatan fungsional demi memperkuat mutu pendidikan tinggi di lingkungan UMRI.
Wisuda ke-30 UMRI juga menghadirkan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq, yang menyampaikan orasi ilmiah bertema “Indonesia Menuju Kemandirian, Kedaulatan, dan Ketahanan Pangan”.
Dalam paparannya, Hanif menyebut Indonesia memiliki peluang besar menjadi bangsa unggul melalui kekayaan sumber daya alam, posisi geografis strategis, dan bonus demografi yang dimiliki.
Ia juga menyoroti capaian Indonesia dalam indeks ketahanan pangan global yang dinilai cukup kompetitif di kawasan Asia Tenggara.
Momentum wisuda ini sekaligus menjadi penegasan komitmen UMRI untuk terus berkembang sebagai perguruan tinggi unggul yang tidak hanya mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban. (*)

