DPR Dorong Siak Jadi Ikon Wisata Budaya Melayu, Andalkan Kekuatan Sejarah Kesultanan

DPR Dorong Siak Jadi Ikon Wisata Budaya Melayu, Andalkan Kekuatan Sejarah Kesultanan

Anggota DPR RI Hendry Munief 

Beritariau.com, Pekanbaru - Anggota DPR RI Hendry Munief mendorong Kabupaten Siak untuk dikembangkan sebagai wajah utama wisata budaya Melayu di Indonesia. Hal itu disampaikan dalam kegiatan bimbingan teknis di Pekanbaru, Kamis (8/5/2026), yang membahas penguatan branding pariwisata nasional.

Menurutnya, Siak memiliki kekuatan sejarah dan identitas budaya yang sangat kuat, terutama sebagai bekas pusat Kesultanan Siak Sri Indrapura yang hingga kini masih meninggalkan jejak peradaban yang hidup dan terjaga.

Ia menilai, jika Bali dikenal dunia karena keindahan alam dan budayanya, maka Siak berpotensi dikenal secara global melalui kekayaan sejarah dan peradaban Melayu yang autentik. Salah satu ikon utamanya adalah Istana Siak yang menjadi simbol kejayaan masa lalu dan daya tarik wisata budaya.

Hendry Munief menegaskan bahwa potensi tersebut perlu dimaksimalkan sebagai penggerak ekonomi daerah berbasis budaya lokal. Dengan pengelolaan yang tepat, wisata sejarah dan budaya Siak diyakini mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

DPR RI juga mendorong Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk memperkuat promosi Siak dalam branding nasional “Wonderful Indonesia”. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas Siak sebagai destinasi wisata budaya unggulan di tingkat internasional.

Upaya tersebut turut diperkuat melalui kegiatan bimbingan teknis bertema “Promosi Branding Wonderful Indonesia Melalui Penguatan Konten” yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan pariwisata. Forum ini menjadi bagian dari strategi memperluas promosi berbasis konten digital dan narasi budaya.

Selain pemerintah dan lembaga terkait, Hendry juga menekankan pentingnya peran generasi muda Siak dalam mengembangkan dan mempromosikan budaya daerah. Anak muda diharapkan tidak hanya menjadi konsumen media sosial, tetapi juga kreator konten budaya yang aktif memperkenalkan identitas Melayu ke ruang digital.

Generasi milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha disebut memiliki peran strategis sebagai duta digital budaya. Mereka dapat berkontribusi melalui konten kreatif seperti video wisata, dokumentasi sejarah, hingga storytelling budaya Melayu.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pariwisata, dan masyarakat, khususnya generasi muda, Siak diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata budaya unggulan yang merepresentasikan kejayaan peradaban Melayu di Indonesia. (*)