Tingkatkan Layanan Pasien, Bupati Meranti Tinjau Fasilitas RSUD Muhammad Sani Karimun

Tingkatkan Layanan Pasien, Bupati Meranti Tinjau Fasilitas RSUD Muhammad Sani Karimun

Beritariau.com, Karimun - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Regency terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kegiatan kaji banding pelayanan kesehatan ke RSUD Muhammad Sani yang dipimpin langsung oleh Bupati AKBP (Purn) H. Asmar, Rabu (6/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan di RSUD Kepulauan Meranti, termasuk dalam perencanaan pembangunan fasilitas kesehatan baru yang lebih memadai bagi masyarakat.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti disambut langsung oleh Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole yang kemudian mendampingi peninjauan sejumlah fasilitas pelayanan di RSUD Muhammad Sani Karimun.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Asmar menjelaskan bahwa kunjungan kaji banding ini memiliki tujuan penting, khususnya untuk mempelajari sistem pelayanan rumah sakit sekaligus sebagai referensi pembangunan Ruang Cytotoxic di UPT RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti.

Menurutnya, keberadaan ruang Cytotoxic nantinya sangat dibutuhkan untuk mendukung pelayanan kesehatan, terutama dalam penanganan pasien dengan terapi khusus seperti kemoterapi.

“Dalam kunjungan ini kita memperoleh informasi yang akan dijadikan referensi terkait perencanaan pembangunan sarana dan prasarana serta pengelolaan ruang Cytotoxic sesuai standar yang berlaku,” ujar Asmar.

Selain mempelajari fasilitas rumah sakit, Pemkab Kepulauan Meranti juga terus memperkuat kerja sama pelayanan rujukan pasien dengan RSUD Muhammad Sani Karimun. Kerja sama tersebut dinilai sangat membantu masyarakat Meranti yang membutuhkan layanan medis lanjutan yang belum tersedia di daerah asal.

Dengan adanya kerja sama tersebut, masyarakat Kepulauan Meranti yang dirujuk ke Karimun diharapkan dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan maksimal.

Dalam peninjauan itu, Bupati Asmar juga menyampaikan apresiasinya terhadap fasilitas dan layanan medis yang tersedia di RSUD Muhammad Sani Karimun. Ia menilai rumah sakit tersebut telah memiliki fasilitas kesehatan yang cukup lengkap dengan dukungan tenaga dokter spesialis yang memadai.

Menurutnya, keberadaan dokter spesialis jantung dan berbagai layanan kesehatan lainnya sangat membantu masyarakat Meranti yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses terhadap pelayanan medis tertentu.

“Bagi kami kelengkapan RSUD Muhammad Sani sudah sangat baik. Dokter spesialis hampir lengkap, termasuk spesialis jantung yang di Meranti belum ada. Ini sangat membantu masyarakat kami,” katanya.

Tak hanya itu, Bupati Asmar juga mengapresiasi keberadaan rumah singgah gratis yang disediakan bagi keluarga pasien maupun masyarakat yang menjalani pengobatan di Karimun.

Fasilitas tersebut dinilai sangat membantu masyarakat Kepulauan Meranti, terutama bagi pasien yang harus menjalani perawatan dalam waktu cukup lama di luar daerah.

“Kami sangat berterima kasih sudah melayani masyarakat Kepulauan Meranti, apalagi adanya rumah singgah yang tidak dipungut biaya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Karimun siap mendukung pelayanan kesehatan masyarakat Kepulauan Meranti melalui kerja sama rujukan antar daerah.

Ia menegaskan bahwa pihaknya terbuka untuk menerima pasien rujukan dari Meranti, khususnya untuk layanan kesehatan yang belum tersedia di daerah tersebut.

“Jika di Meranti ada layanan yang belum tercover, silakan dirujuk ke Karimun. Kami siap membenah dan memenuhi standar pelayanan yang dibutuhkan,” ujar Rocky.

Kunjungan kaji banding ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antar daerah, khususnya dalam meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat wilayah kepulauan.

Selain itu, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu mempercepat pengembangan fasilitas kesehatan di Kabupaten Kepulauan Meranti agar masyarakat bisa memperoleh layanan medis yang lebih lengkap tanpa harus bepergian jauh ke luar daerah. (*)