Harga Minyakita Melonjak, Pemko Pekanbaru Telusuri Distribusi hingga Panggil Distributor

Harga Minyakita Melonjak, Pemko Pekanbaru Telusuri Distribusi hingga Panggil Distributor

Beritariau.com, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru bergerak cepat menyikapi lonjakan harga minyak goreng kemasan Minyakita yang kini menembus Rp20.000 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700.

Melalui rapat yang dipimpin Plh Asisten II Setdako, Zulhelmi Arifin, Pemko mengumpulkan sejumlah distributor besar untuk menelusuri penyebab kenaikan harga serta memastikan ketersediaan dan alur distribusi di pasaran.

Zulhelmi mengaku terkejut dengan lonjakan harga yang terjadi. Ia menegaskan, pemerintah perlu memastikan apakah kenaikan disebabkan oleh gangguan distribusi, keterbatasan pasokan, atau faktor lain di tingkat distributor.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pihak seperti Perum Bulog, Wilmar Nabati Indonesia, Rajawali Nusantara Indonesia, hingga distributor swasta memaparkan kondisi pasokan.

Perwakilan Wilmar mengungkapkan adanya penurunan volume distribusi, dari sebelumnya sekitar 35.000 dus menjadi 20.000 dus. Meski demikian, saat ini seluruh produksi Minyakita dialokasikan melalui Bulog untuk kebutuhan bantuan pangan dan stabilisasi harga.

Sementara itu, pihak Bulog menyatakan stok Minyakita di Riau sebenarnya mencukupi. Namun, penyalurannya dilakukan bertahap karena harus memenuhi berbagai program pemerintah, termasuk bantuan pangan dan stabilisasi pasokan.

Pemko Pekanbaru berencana menurunkan tim bersama Satgas Pangan dan aparat kepolisian untuk menelusuri rantai distribusi hingga ke tingkat bawah. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat.

Pemerintah berharap melalui pengawasan ketat ini, harga Minyakita bisa kembali stabil dan terjangkau, sekaligus menjamin ketersediaan pasokan bagi masyarakat. (*)