UIN Suska Riau Perkuat Kolaborasi Kesehatan Lewat Penandatanganan MoU dengan Sejumlah Institusi

UIN Suska Riau Perkuat Kolaborasi Kesehatan Lewat Penandatanganan MoU dengan Sejumlah Institusi

Beritariau.com, Pekanbaru — Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Sultan Syarif Kasim Riau) memperkuat sinergi di bidang pendidikan dan layanan kesehatan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah institusi strategis di Provinsi Riau, Kamis (23/4/2026). Kegiatan berlangsung di Auditorium Lantai 5 Gedung Rektorat UIN Suska Riau.

Adapun mitra kerja sama dalam MoU tersebut meliputi Universitas Riau, RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, Rumah Sakit Pendidikan Universitas Riau, serta Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru. Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan pendidikan kedokteran, penelitian, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan masing-masing institusi, termasuk Rektor Universitas Riau Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si., Direktur RSUD Arifin Achmad drg. Yusi Prastiningsih, MM, Direktur RSP Universitas Riau dr. dr. H. Surya Hajar Fitria Dana, Sp.P, Subsp.Pkl(K), FCCP, FISR, M.M., M.Biomed, serta Direktur RSD Madani Pekanbaru Ir. Adi Darma.

Rektor Universitas Riau, Prof. Sri Indarti, menegaskan bahwa kolaborasi lintas institusi menjadi kebutuhan penting di era saat ini. Menurutnya, tidak ada lembaga yang dapat berdiri sendiri tanpa dukungan pihak lain, sehingga kerja sama ini diharapkan memberi dampak nyata bagi masyarakat Riau serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, UIN Suska Riau terus mendorong pengembangan pendidikan kedokteran berbasis nilai keislaman. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penerapan sistem Ma’had atau asrama bagi mahasiswa tahun pertama, guna membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan beretika.

Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, MS, SE, M.Si, Ak, CA, sebelumnya juga telah memperluas kemitraan dengan berbagai fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit pendidikan dan rumah sakit penyangga. Pemerintah daerah turut mendukung penguatan ini melalui penetapan RSUD Madani sebagai rumah sakit pendidikan.

Di sisi lain, RSUD Arifin Achmad bersama Fakultas Kedokteran juga membuka lima Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), yaitu Ilmu Kesehatan Anak, Penyakit Dalam, Urologi, Neurologi, dan Ilmu Kesehatan Kulit. Program ini mendapat antusiasme tinggi, mencerminkan besarnya kebutuhan tenaga dokter spesialis di Riau.

Sebagai rumah sakit pendidikan, RSUD Arifin Achmad menegaskan komitmennya menjaga keseimbangan antara pelayanan kesehatan dan proses pendidikan, dengan tetap mempertahankan standar mutu melalui sistem akreditasi.

Sementara itu, RSUD Madani Pekanbaru juga terus berbenah untuk memperkuat perannya sebagai wahana pendidikan. Rumah sakit ini telah menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan menyiapkan penguatan struktur pendidikan serta penelitian, termasuk rencana menjadi lokasi praktik mahasiswa kedokteran pada 2027.

Melalui kerja sama ini, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan dan layanan kesehatan yang saling terintegrasi, sehingga mampu meningkatkan kualitas tenaga medis sekaligus pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Provinsi Riau. (*)