Pemko Dumai Prioritaskan Pemerataan Guru di CASN 2026, Kekurangan Formasi Jadi Fokus Utama

Beritariau.com, Dumai - Pemerintah Kota Dumai terus mematangkan persiapan rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026, khususnya untuk formasi guru dan tenaga pendidik. Hal ini dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah, Fahmi Rizal, bersama jajaran BKPSDM dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Rapat tersebut bertujuan memetakan kebutuhan riil tenaga pendidik di tingkat SD dan SMP Negeri. Dari hasil pemaparan dan verifikasi data, masih terdapat kekurangan guru pada berbagai bidang, di antaranya guru PJOK, guru kelas, Bahasa Inggris, SBDP, hingga tenaga pustakawan di jenjang SD. Sementara di tingkat SMP, kebutuhan juga terlihat pada guru Bimbingan Konseling, muatan lokal, serta guru agama.
Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kekosongan formasi dinilai harus segera diatasi agar tidak berdampak pada kualitas proses belajar mengajar di sekolah.
Sekda Dumai menegaskan bahwa hasil pemetaan ini akan menjadi dasar utama dalam pengusulan formasi CASN 2026. Rekrutmen nantinya diharapkan mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan sekaligus memastikan distribusi guru lebih merata di seluruh sekolah.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Dumai berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang lebih optimal, dengan dukungan tenaga pendidik yang cukup, merata, dan sesuai kebutuhan. (*)

