Bupati Ahmad Yuzar Lepas 453 Jamaah Haji Kampar, Berangkat Mulai 26 April 2026

Bupati Ahmad Yuzar Lepas 453 Jamaah Haji Kampar, Berangkat Mulai 26 April 2026

Beritariau.com, Bangkinang – Ahmad Yuzar secara resmi menutup kegiatan manasik haji sekaligus melepas 453 jamaah calon haji Kabupaten Kampar tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan ini digelar di Masjid Al-Ihsan Markaz Islamic Center, Rabu (15/4/2026).

Turut hadir sejumlah pejabat daerah dan instansi terkait, termasuk perwakilan Kementerian Agama serta para jamaah calon haji yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Dalam pelaksanaannya, jamaah calon haji Kampar dibagi ke dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni:

  • Kloter V sebanyak 438 jamaah, berangkat pada 26 April 2026
  • Kloter VI (cadangan) sebanyak 3 jamaah, berangkat pada 27 April 2026
  • Kloter X (cadangan) sebanyak 10 jamaah, berangkat pada 2 Mei 2026

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam mempersiapkan keberangkatan haji tahun ini.

Ia menegaskan pentingnya kesiapan fisik dan mental bagi para jamaah, serta mengingatkan agar seluruh materi manasik yang telah diberikan dapat dipahami dan diterapkan dengan baik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Dengan persiapan yang matang, kita berharap seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar, para jamaah tetap sehat, dan memperoleh pengalaman spiritual yang berkesan,” ujarnya.

Bupati juga berpesan agar para jamaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta mematuhi seluruh aturan selama menjalankan ibadah haji, sehingga dapat meraih predikat haji mabrur.

Selain itu, ia turut meminta doa dari para jamaah untuk kemajuan Kabupaten Kampar, baik dalam pembangunan infrastruktur, keamanan, maupun terhindar dari berbagai bencana.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Kampar menyampaikan bahwa seluruh jamaah telah dipersiapkan dengan baik dan siap diberangkatkan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Dengan pelepasan ini, diharapkan seluruh jamaah calon haji Kabupaten Kampar dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. (*)