RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Langka Remaja dengan Dua Rahim di Riau

Beritariau.com, Pekanbaru - RSUD Arifin Achmad kembali menunjukkan kapasitasnya dalam menangani kasus medis kompleks dengan berhasil menangani seorang remaja perempuan berusia 14 tahun yang mengalami kelainan langka pada sistem reproduksi.
Pasien didiagnosis menderita Herlyn-Werner-Wunderlich syndrome, yakni kondisi bawaan yang ditandai dengan adanya dua rahim dan dua serviks, namun hanya memiliki satu ginjal. Pada kasus ini, salah satu rahim mengalami penyumbatan sehingga darah menstruasi tidak dapat keluar dan menumpuk di dalam tubuh.
Kondisi tersebut menyebabkan pasien mengalami nyeri hebat setiap kali menstruasi, akibat peregangan organ reproduksi dan penumpukan darah hingga ke rongga perut.
Tim dokter spesialis yang terlibat kemudian melakukan tindakan operasi gabungan dengan pendekatan minimal invasif. Prosedur ini meliputi pembukaan sekat pada vagina untuk mengatasi sumbatan, pengeluaran darah yang terperangkap, serta rekonstruksi organ reproduksi.
Selain itu, tindakan histeroskopi dan laparoskopi juga dilakukan guna memastikan kondisi rahim serta membersihkan sisa darah yang telah menyebar ke rongga perut.
Kasus ini tergolong sangat jarang terjadi, dengan kemungkinan kurang dari satu persen dari seluruh kelainan pembentukan organ reproduksi. Meski demikian, penanganan yang tepat dan cepat memungkinkan pasien pulih dengan baik.
Pascaoperasi, kondisi pasien dilaporkan stabil dan direncanakan dapat segera kembali ke rumah dengan pengawasan medis lanjutan.
Pihak rumah sakit juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih peka terhadap kondisi kesehatan anak perempuan yang memasuki masa pubertas. Nyeri haid berlebihan atau tidak mengalami menstruasi perlu segera diperiksakan ke tenaga medis.
Upaya deteksi dini dan pemeriksaan rutin selama kehamilan juga menjadi langkah penting dalam mencegah serta mengantisipasi kelainan serupa. (*)

