Petani Plasma Tersenyum, Harga Sawit Riau Nyaris Sentuh Rp4.000/Kg

Ilustrasi/Net
Beritariau.com, Pekanbaru - Dinas Perkebunan Provinsi Riau menetapkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma periode 1–7 April 2026 mengalami kenaikan signifikan.
Berdasarkan hasil rapat tim penetapan harga, TBS untuk kelompok umur 9 tahun tercatat sebagai yang tertinggi, mencapai Rp3.950,63 per kilogram. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya harga crude palm oil (CPO) dan kernel di pasar.
Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi, menjelaskan bahwa harga TBS naik sekitar 1,65 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Selain itu, harga cangkang ditetapkan sebesar Rp16,94 per kilogram, dengan indeks K sebesar 92,67 persen. Sementara itu, harga rata-rata CPO dan kernel juga mengalami kenaikan yang turut mendorong peningkatan harga TBS di tingkat petani.
Penetapan harga ini mengacu pada regulasi terbaru, termasuk ketentuan dari Kementerian Pertanian, guna memastikan mekanisme yang adil bagi petani plasma dan perusahaan mitra.
Pemerintah Provinsi Riau bersama para pemangku kepentingan terus berupaya memperbaiki tata kelola penetapan harga sawit agar lebih transparan dan berkeadilan. Langkah ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.
Dengan tren kenaikan ini, sektor perkebunan sawit di Riau menunjukkan sinyal positif, terutama bagi petani plasma yang menggantungkan hidup pada komoditas tersebut. (*)

