Hujan Buatan Digencarkan di Pesisir Riau, Upaya Tekan Karhutla Kian Diperkuat

Hujan Buatan Digencarkan di Pesisir Riau, Upaya Tekan Karhutla Kian Diperkuat

Beritariau.com, Pekanbaru – Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana kembali menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau guna mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau.

Kepala BPBD dan Pemadam Kebakaran Riau, M Edy Afrizal, menyampaikan bahwa pelaksanaan OMC kali ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya dilakukan pada awal Februari 2026.

Menurutnya, operasi hujan buatan difokuskan di wilayah pesisir timur Riau, meliputi Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, hingga Kota Dumai.

“OMC kembali dilaksanakan dengan fokus di wilayah pesisir timur Riau untuk membasahi lahan yang rawan terbakar,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Hingga saat ini, total sebanyak 4 ton garam telah disemai ke atmosfer, dengan rincian 1 ton dalam setiap kali penerbangan operasi sebagai upaya memicu terbentuknya hujan.

Selain OMC, upaya penanganan karhutla juga diperkuat dengan dukungan armada pemadaman udara. Saat ini, satu unit helikopter water bombing telah beroperasi, sementara penambahan unit lainnya masih dalam proses pengajuan ke pemerintah pusat.

Berdasarkan laporan terkini, kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di tiga wilayah, yakni Bengkalis, Pelalawan, dan Indragiri Hilir. Di Pelalawan dan Indragiri Hilir, kondisi sudah memasuki tahap pendinginan, sedangkan di Bengkalis proses pemadaman masih terus berlangsung oleh tim gabungan.

Pemerintah berharap langkah terpadu melalui operasi hujan buatan dan pemadaman darat maupun udara dapat menekan potensi meluasnya karhutla serta menjaga wilayah Riau tetap aman dari ancaman kabut asap. (*)