Karhutla Riau Capai Ribuan Hektare, Sejumlah Titik Masih Aktif Dipadamkan

Beritariau.com, Pekanbaru – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau masih berlangsung intensif hingga akhir Maret 2026. Luasan area terdampak telah mencapai ribuan hektare, dengan sejumlah titik api yang belum berhasil dipadamkan.
Berdasarkan analisis citra satelit dari Kementerian Kehutanan, BRIN, dan Kementerian Lingkungan Hidup, luas karhutla di Riau selama Januari hingga Februari 2026 tercatat sekitar 4.440,2 hektare. Sementara itu, untuk periode 1 hingga akhir Maret, estimasi kebakaran di lapangan telah mencapai sekitar 1.317,3 hektare, meski data final masih menunggu verifikasi citra satelit pada awal April.
Sejumlah wilayah masih menjadi fokus pemadaman, di antaranya Kota Dumai, Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis, serta Kabupaten Pelalawan yang mencatat kebakaran cukup luas. Di beberapa lokasi, api belum padam akibat kendala angin kencang, asap tebal, dan terbatasnya sumber air.
Di sisi lain, beberapa titik seperti wilayah Kabupaten Siak dan Kuala Kampar mulai terkendali dan memasuki tahap pendinginan (mopping up), sehingga personel dapat dialihkan ke area prioritas lainnya.
Tim Manggala Agni bersama berbagai unsur terkait terus mengerahkan kekuatan untuk mempercepat pemadaman. Dalam setiap operasi, perlindungan terhadap permukiman warga dan fasilitas umum menjadi prioritas utama.
Dengan kondisi cuaca yang berpotensi semakin kering, upaya penanganan dan koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna mencegah meluasnya kebakaran di wilayah Riau. (*)

