Dukung Program Swasembada Pangan Nasional
Pemkab dan Polres Kampar Tanam Jagung Pipil Serentak di Desa Ridan Permai

Beritariau.com, Kampar – Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Polres Kampar melaksanakan penanaman jagung pipil serentak Kuartal I Tahun 2026 di Desa Ridan Permai sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten II Setda Kampar Muhammad yang mewakili Ahmad Yuzar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Polres Kampar atas inisiasi program penanaman jagung pipil yang dinilai memberi manfaat besar bagi para petani.
Menurutnya, program swasembada pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani.
Muhammad juga menjelaskan bahwa hasil produksi jagung pipil nantinya dapat langsung ditampung oleh Perum Bulog, sehingga memberikan kepastian pasar dan harga bagi petani.
“Ini merupakan kemajuan yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi petani,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Kampar Bobby Putra Subayang mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan di berbagai daerah sebagai dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.
Ia menambahkan, pemerintah telah menyiapkan berbagai regulasi untuk memastikan keberhasilan program tersebut, termasuk peran Bulog dalam menyerap hasil panen petani.
Program penanaman jagung serentak ini secara nasional dibuka langsung oleh Listyo Sigit Prabowo bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir dan disiarkan secara langsung melalui media nasional.
Kepala Desa Ridan Permai Komaruddin menyampaikan bahwa sebanyak 13 kelompok tani di desanya turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman jagung pipil tersebut.
Ia menyebutkan harga jagung yang telah ditetapkan pemerintah melalui Bulog sebesar Rp6.400 per kilogram memberikan kepastian bagi petani untuk meningkatkan produksi.
Saat ini, lahan yang ditanam dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar 1 hektare di dua lokasi. Selain itu, sekitar 5 hektare lahan jagung di desa tersebut sudah siap panen, sementara ratusan hektare lainnya masih dalam tahap budidaya oleh para petani setempat.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah unsur TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta perwakilan instansi terkait lainnya. (*)

