Pemkab Meranti Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diminta Tidak Panic Buying

Beritariau.com, Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Meranti memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman. Pemantauan distribusi terus dilakukan di sejumlah SPBU untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Kepala Disperindag Meranti, Marwan, mengatakan hasil pengecekan menunjukkan stok BBM di dua SPBU utama di Selatpanjang masih mencukupi. Saat ini, SPBU Alahair memiliki cadangan sekitar 270 kiloliter, sementara SPBU Imam Bonjol menyiagakan sekitar 80 kiloliter untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.
Menurut Marwan, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak distributor guna memastikan kelancaran distribusi BBM agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu. Ia juga mengingatkan para pengecer agar tidak melakukan penimbunan yang dapat memicu kelangkaan buatan di tingkat masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, turut meninjau kondisi SPBU pada Jumat (6/3/2026). Dari hasil monitoring tersebut, ia memastikan bahwa meskipun antrean kendaraan terlihat panjang, stok BBM di lapangan tetap tersedia dan distribusi berjalan normal.
Muzamil juga menyampaikan bahwa pasokan BBM tambahan sebanyak 300 kiloliter dijadwalkan masuk ke wilayah Meranti pada 11 Maret mendatang untuk memperkuat cadangan energi daerah.
Di sisi lain, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna menjaga ketersediaan energi di wilayah Sumatera bagian utara menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying agar distribusi bahan bakar tetap stabil dan merata bagi seluruh warga. (*)

