Status Siaga Karhutla, Pesawat Modifikasi Cuaca Dikerahkan ke Riau Pekan Ini

Beritariau.com, Pekanbaru – Pemerintah pusat menyetujui pengiriman pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ke Riau menyusul penetapan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pesawat tersebut dijadwalkan tiba dalam pekan ini dan akan langsung beroperasi setibanya di daerah.
Kepala BPBD dan Damkar Riau melalui Kabid Kedaruratan, Jim Gafur, menyampaikan bahwa langkah ini diambil untuk memaksimalkan potensi awan yang ada guna menghasilkan hujan buatan.
“Begitu pesawat tiba, langsung dilakukan OMC karena masih terdapat awan potensial yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya.
Selain pesawat OMC, Pemerintah Provinsi Riau juga telah mengajukan bantuan helikopter water bombing dan patroli kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Permintaan tersebut sudah disampaikan secara lisan, sementara surat resmi masih menunggu penandatanganan gubernur.
Saat ini, kebakaran masih terdeteksi di tiga wilayah, yakni Kabupaten Pelalawan, Bengkalis, dan Kota Dumai.
Di Pelalawan, titik api berada di Pulau Mendol. Lokasi yang sulit dijangkau serta belum adanya dukungan pemadaman udara membuat proses penanganan cukup menantang. Sebanyak 12 personel BPBD Riau bersama tim gabungan TNI/Polri dan Manggala Agni telah lima hari melakukan pemadaman di lapangan.
Sementara itu, di Bengkalis, kebakaran terpantau di Desa Damai, Kecamatan Air Putih dan Desa Tanjung Leban, Kecamatan Rupat. Upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan untuk mencegah api meluas.
Adapun di Dumai, kebakaran di wilayah Bukit Timah dan Lubuk Gaung telah berhasil dipadamkan dan kini memasuki tahap pendinginan. Meski demikian, tim pemadam tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru.
Pemerintah daerah berharap dukungan armada udara segera terealisasi guna mempercepat pengendalian karhutla dan mencegah dampak yang lebih luas. (*)

