Atalia Praratya Ungkap Sifat Asli Ridwan Kamil yang Membuatnya Terpesona

Atalia Praratya Ungkap Sifat Asli Ridwan Kamil yang Membuatnya Terpesona

Atalia Praratya dan Ridwan Kamil 

Beritariau.com, Jakarta – Atalia Praratya, yang saat ini tengah menggugat cerai Ridwan Kamil di Pengadilan Agama Bandung, baru-baru ini mengungkapkan sisi pribadi mantan suaminya yang jarang diketahui publik. Pernikahan mereka yang telah berjalan selama 29 tahun kini berakhir di meja hijau persidangan, meski selama ini pasangan tersebut kerap memamerkan kemesraan di media sosial.

Dalam sebuah tayangan di YouTube yang dilihat pada Selasa (30/12/2025), Atalia Praratya menceritakan beberapa sifat asli Ridwan Kamil yang membuatnya jatuh cinta sejak awal. Salah satu sifat yang paling menonjol menurutnya adalah pantang menyerah. Atalia menjelaskan, Ridwan Kamil adalah sosok pejuang sejati yang tidak mudah mundur saat menghadapi tantangan.

“Gini, Kang Emil itu tipe pejuang sejati. Selama saya mendampingi Kang Emil, dia nggak pernah mau mundur. Untuk sesuatu yang dia pikir penting diperjuangkan, dia pasti bisa dan harus bisa,” ujar Atalia. Menurutnya, sifat ini menjadi salah satu alasan ia jatuh hati kepada Ridwan Kamil, karena ketekunan dan semangat juangnya menonjol dalam kehidupan sehari-hari maupun kariernya.

Selain pantang menyerah, Atalia juga menyoroti sifat pemaaf yang dimiliki Ridwan Kamil. Ia menyebut, mantan Gubernur Jawa Barat ini kerap memberi kesempatan kedua bahkan kepada orang yang pernah menyakitinya, termasuk dalam konteks pekerjaan. Hal ini dianggap Atalia sebagai sifat yang sangat istimewa dan jarang dimiliki orang lain.

“Kang Emil ini orangnya pemaaf banget. Itu yang agak mengejutkan saya. Kalau saya misalnya disakiti orang, saya nggak mau lagi memaafkan. Tapi Kang Emil bahkan memberi kesempatan kedua, bahkan memberi pekerjaan kepada mereka. Menurut saya, itu luar biasa dan jarang dimiliki orang lain,” ujar Atalia.

Tak hanya membahas sifat suaminya, Atalia juga menceritakan asal-usul julukannya, “Bu Cinta”, yang kini akrab dipakai publik. Julukan ini muncul spontan saat Ridwan Kamil memanggilnya dengan kata sayang, seperti “teteh, teteh sini-sini, cinta-cinta”. Momen ini kemudian diunggah ke media sosial dan membuat publik ikut menyapanya dengan sebutan Bu Cinta atau Teteh Cinta.

Meski hubungan mereka kini berakhir secara resmi melalui gugatan cerai, pengakuan Atalia memberikan gambaran sisi pribadi Ridwan Kamil yang jarang terekspos ke publik, terutama sifat pantang menyerah dan pemaafnya. Pernyataan ini juga menunjukkan bagaimana aspek karakter personal dapat memengaruhi pandangan seseorang terhadap pasangan, meski akhirnya kehidupan rumah tangga tidak berjalan sesuai harapan.

Kisah ini sekaligus menjadi pengingat bagi publik bahwa setiap orang memiliki sisi pribadi yang kompleks, dan di balik jabatan publik atau kehidupan media sosial yang glamor, ada sifat-sifat manusiawi yang membentuk karakter individu secara mendalam. (*)