Pemkab Perkuat Ekonomi Kreatif Daerah Melalui Pengembangan Batik Khas Rokan Hilir

Pemkab Perkuat Ekonomi Kreatif Daerah Melalui Pengembangan Batik Khas Rokan Hilir

Beritariau.com, Bagansiapiapi — Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui penguatan sektor kerajinan, khususnya batik khas Rokan Hilir, yang dinilai memiliki nilai budaya tinggi sekaligus peluang besar untuk menembus pasar yang lebih luas.

Komitmen tersebut ditandai dengan pelantikan Indah Septiani Charles, S.AB sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rokan Hilir periode 2025–2030, yang sekaligus dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Rokan Hilir. Pelantikan berlangsung di Gedung Misran Rais, Bagansiapiapi, Jumat (5/12/2025), dan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Ketua TP PKK Provinsi Riau sekaligus Plt Ketua Dekranasda Provinsi Riau, Dra. Hj. Adrias Hariyanto.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh Bupati Rokan Hilir H. Bistamam, Wakil Bupati Jhony Charles, BBA, MBA, Sekretaris Daerah Fauzi Efrizal, S.Sos, M.Si, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan instansi vertikal, serta berbagai elemen organisasi perempuan. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap peran strategis organisasi perempuan dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Indah Septiani Charles menyampaikan bahwa amanah yang diterimanya merupakan tanggung jawab besar untuk memperkuat peran TP PKK dan Dekranasda sebagai motor penggerak pemberdayaan keluarga dan ekonomi kreatif masyarakat. Pada sektor Dekranasda, ia menegaskan komitmennya untuk mempromosikan batik khas Rokan Hilir ke tingkat provinsi hingga nasional, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas para perajin melalui pembinaan berkelanjutan, penguatan kualitas produk, serta pengembangan desain yang berakar pada kearifan lokal.

Menurutnya, pengembangan batik dan kerajinan daerah tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan pelaku usaha, tetapi juga menjadi sarana pelestarian identitas budaya daerah. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, perajin, dunia usaha, dan lembaga keuangan menjadi kunci agar produk kerajinan Rohil mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Selain fokus pada penguatan sektor kerajinan, TP PKK Kabupaten Rokan Hilir juga telah menyiapkan sejumlah program inovatif yang berorientasi pada penguatan sosial dan ketahanan keluarga. Di antaranya adalah peluncuran Podcast “Emak Rohil” sebagai media edukasi dan komunikasi publik, serta pelaksanaan program Sedekah Subuh yang hasilnya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sejalan dengan itu, penyusunan dan pendalaman program kerja Pokja II, III, dan IV terus dilakukan agar pelaksanaannya lebih adaptif terhadap kebutuhan riil masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Momentum pelantikan ini juga dirangkaikan dengan pengesahan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Rokan Hilir masa bakti 2024–2029, berdasarkan keputusan resmi Dharma Wanita Persatuan Provinsi Riau. Pengukuhan tersebut semakin memperkuat fondasi kolaborasi antarorganisasi perempuan di Kabupaten Rokan Hilir, sehingga berbagai program pemberdayaan dapat dijalankan secara lebih terukur, sistematis, dan berkesinambungan.

Dalam arahannya, Plt Ketua TP PKK Provinsi Riau sekaligus Plt Ketua Dekranasda Provinsi Riau, Dra. Hj. Adrias Hariyanto, menegaskan bahwa organisasi perempuan memiliki peran strategis dalam memajukan kreativitas, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Melalui koordinasi yang harmonis, komunikasi lintas sektor yang intensif, serta semangat inovasi berkelanjutan, ia meyakini setiap program yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan keluarga merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa, sehingga seluruh pengurus yang dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, integritas, dan semangat pengabdian.

Sementara itu, Bupati Rokan Hilir H. Bistamam dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Plt Ketua TP PKK dan Dekranasda Provinsi Riau serta menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi perempuan. Menurutnya, pelantikan TP PKK, Dekranasda, dan DWP secara bersamaan merupakan momentum strategis untuk memperkuat peran kolektif dalam mendukung kebijakan pembangunan daerah.

Bupati berharap seluruh pengurus yang baru dilantik dapat menjalin koordinasi yang erat dengan OPD, dunia usaha, BUMN, BUMD, serta sektor perbankan, guna memaksimalkan pemanfaatan potensi lokal, khususnya produk UMKM dan kerajinan daerah. Dukungan pendampingan yang berkelanjutan dinilai penting agar para perajin lokal memperoleh ruang pemberdayaan yang memadai dan mampu meningkatkan daya saing produknya, baik di pasar nasional maupun internasional.

Pelantikan ini tidak hanya menandai kesinambungan kelembagaan organisasi perempuan di Kabupaten Rokan Hilir, tetapi juga menjadi momentum penyelarasan visi antara TP PKK, Dekranasda, dan DWP dalam mendorong agenda pembangunan sosial dan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (ADV)