Pemkab Inhil Ajukan Rencana Pinjaman Rp200 Miliar ke PT SMI, DPRD Belum Setuju

Pemkab Inhil Ajukan Rencana Pinjaman Rp200 Miliar ke PT SMI, DPRD Belum Setuju

Beritariau.com, Inhil — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) berencana mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp200 miliar sebagai upaya menjaga keberlanjutan pembangunan pada Tahun Anggaran 2026. Rencana ini muncul menyusul penurunan signifikan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang berdampak pada kemampuan fiskal daerah.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Inhil melalui Asisten Administrasi Umum, Fadillah, dalam Rapat Paripurna pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), Senin (24/11) malam.

“Pemanfaatan pembiayaan utang daerah dilakukan secara terukur dan bertanggung jawab. Pinjaman ini manfaatnya akan kembali kepada masyarakat melalui peningkatan infrastruktur dan layanan publik,” ujar Fadillah saat menyampaikan sambutan Bupati Herman.

Pinjaman daerah ini rencananya akan diajukan ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), BUMN yang selama ini menjadi mitra pembiayaan berbagai proyek strategis daerah.

Ketua DPRD Inhil, Iwan Taruna, menegaskan bahwa legislatif belum mengambil keputusan terkait rencana tersebut. Ia menilai perlu dilakukan pendalaman, termasuk konsultasi dengan Badan Anggaran serta OPD terkait agar penggunaan pinjaman benar-benar tepat sasaran.

“Sampai saat ini belum ada kata setuju atau menolak. Kita perlu mengkaji urgensi dan prioritas program yang akan dibiayai melalui pinjaman daerah ini,” tegas Iwan Taruna dalam konferensi pers, Selasa (2/12) petang.
“DPRD juga akan meminta penjelasan langsung dari OPD pemilik program untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan pembangunan,” tambahnya.

Daftar Program Prioritas yang Akan Dibiayai Pinjaman Rp200 Miliar
- Pemkab Inhil mengusulkan penggunaan pinjaman untuk mendukung sejumlah proyek strategis, antara lain:
- Pembangunan Islamic Center – Rp38,8 M
- Rehabilitasi Pasar Terapung Tembilahan – Rp21,9 M
- Pembangunan Kantor Camat Tanah Merah, Kateman, Reteh, dan Kuindra – Rp18 M
- Rehab Kantor Bupati Inhil – Rp5 M
- Peningkatan jalan menuju Batylon Pangan – Rp5 M
- Pembangunan pelengsengan pelabuhan Parit 21 – Rp15,8 M
- Rekonstruksi Kotabaru–Sanglar – Rp15 M
- Peningkatan jalan Sungai Luar–Simpang Tiga–Rambaian – Rp7,5 M
- Swakelola jalan – Rp20 M
- Rekonstruksi jalan Simpang Beringin – Rp20 M
- Pembangunan jembatan Sungai Junjungan – Rp11,6 M
- Rekonstruksi ruas Jalan Suhada II – Rp16 M
- Pengadaan meubeleir sekolah – Rp5 M
- Pengadaan alat praktik dan peraga peserta didik – Rp5 M

Rencana pinjaman ini akan kembali dibahas dalam rapat lanjutan antara Pemkab dan DPRD Inhil untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara langsung dan berkelanjutan. (*)