Prodi KPI IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Optimis Raih Akreditasi Unggul

Prodi KPI IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Optimis Raih Akreditasi Unggul

Beritariau.com, Bengkalis – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Datuk Laksemana Bengkalis tengah mempersiapkan diri menghadapi asesmen lapangan akreditasi yang dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sosiologi, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu (14–15 Oktober 2025), di kampus IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.

Asesmen lapangan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan menjamin kualitas akademik di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. Tim asesor akan memeriksa dan memverifikasi berbagai aspek, mulai dari dokumen akademik, sarana dan prasarana, kegiatan pembelajaran, hingga pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Ketua Prodi KPI, Hikmah Muftiana, menekankan bahwa semangat kolaborasi menjadi kunci utama dalam persiapan menuju akreditasi unggul.

“Melalui semangat kebersamaan dan kekompakan semua pihak, Prodi KPI IAIN Datuk Laksemana Bengkalis terus berupaya menjadi program studi unggulan di bidang komunikasi Islam yang berkarakter Melayu dan berdaya saing nasional,” ujar Hikmah saat menghadiri kegiatan EXPI 2025 beberapa waktu lalu.

Optimisme meraih akreditasi unggul juga didukung oleh peningkatan jumlah mahasiswa, prestasi akademik maupun non-akademik, serta kompetensi alumni yang relevan dengan profil lulusan prodi. Menurut Hikmah, semua aspek tersebut menjadi bukti keseriusan prodi dalam mewujudkan pendidikan berkualitas.

“Akreditasi unggul bukan sekadar target administratif, tetapi menjadi bentuk komitmen seluruh civitas akademika KPI untuk terus berbenah, berinovasi, dan menjaga mutu pendidikan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” tambahnya.

Dengan persiapan matang dan berbagai upaya yang dilakukan, Prodi KPI IAIN Datuk Laksemana Bengkalis optimis dapat meraih hasil terbaik dalam asesmen lapangan ini, sekaligus memperkuat posisinya sebagai program studi unggulan di bidang komunikasi Islam tingkat nasional. (*)