BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Panam Sosialisasikan Aplikasi JMO dan Program SERTAKAN ke ICS
Beritariau.com, Pekanbaru - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pekanbaru Panam melaksanakan kegiatan sosialisasi aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) sekaligus memperkenalkan program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda) di Indonesia Creative School, Jumat (24/10/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tenaga kerja di lingkungan sekolah dan pendidikan terkait kemudahan layanan digital BPJS Ketenagakerjaan melalui aplikasi JMO, serta mengedukasi peserta agar dapat memanfaatkan seluruh fitur layanan dengan lebih mudah dan efisien.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Panam, Ruszian Dedy, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya memperluas literasi digital dan meningkatkan kepedulian sosial pekerja terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Melalui JMO, peserta bisa mengakses berbagai layanan BPJS Ketenagakerjaan kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke kantor. Ini bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan,” ujar Ruszian.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan penjelasan lengkap tentang berbagai fitur aplikasi JMO seperti pengecekan saldo Jaminan Hari Tua (JHT), pengkinian data, hingga pengajuan klaim JHT dengan saldo maksimal Rp15 juta.
Peserta juga diajarkan cara mengunduh, registrasi, dan aktivasi akun melalui sesi asistensi langsung bersama tim layanan BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Panam.
Selain JMO, Ruszian juga memperkenalkan program SERTAKAN yang bertujuan mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam melindungi pekerja rentan di sekitar mereka, seperti petani, pedagang kecil, nelayan, atau pekerja harian.
Melalui program ini, masyarakat dapat mendaftarkan pekerja rentan agar terlindungi dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan iuran yang terjangkau.
“Program SERTAKAN ini merupakan bentuk gotong royong sosial. Siapa pun bisa ikut berpartisipasi melindungi pekerja di sekitar mereka agar tidak jatuh dalam kemiskinan saat terjadi risiko kerja. Kami berharap semakin banyak pihak ikut serta dalam gerakan ini,” jelas Ruszian.
Ia menambahkan, transformasi digital dan gerakan sosial seperti JMO dan SERTAKAN menjadi dua pilar penting dalam upaya BPJS Ketenagakerjaan meningkatkan cakupan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh lapisan pekerja.
Ruszian juga mengapresiasi dukungan Indonesia Creative School yang telah membuka ruang bagi pelaksanaan kegiatan tersebut dan turut mendorong para tenaga kerja di lingkungannya untuk aktif menggunakan layanan digital sekaligus berperan dalam melindungi sesama pekerja.
“Kolaborasi seperti ini penting agar seluruh pekerja, termasuk di sektor kesehatan, dapat merasakan manfaat perlindungan sosial yang lebih cepat, inklusif, dan berkelanjutan,” tutup Ruszian.
Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Panam berharap penggunaan aplikasi JMO dan partisipasi dalam program SERTAKAN dapat semakin meluas di berbagai sektor, sehingga semakin banyak pekerja di Pekanbaru yang terlindungi dan sejahtera. (*)

