Paparan Edward Pangaribuan MSI (TIM AHLI)
SUMUR AKHLAG, Ide Kecil Atasi Gambut Terbakar

TIM AHLI Edward Pangaribuan (Pertama Dari Kiri) an Ipda H Samosir (Posisi Tengah Memegang) bersama Personel Lainnya Saat Penerapan Sumur Akhlag | Istimewa
SUMUR AKHLAG & REL-AKHLAG
Inovasi Efektif, Efisien dan Ramah Lingkungan untuk Atasi Kebakaran Lahan Gambut
- VISI:
Menjadi Pemerhati Lingkungan dan Pelestarian Alam
- MISI:
- Menyelenggarakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut serta lingkungan sekitarnya.
- Menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana karhutla gambut.
- Mensosialisasikan Sumur AKHLAG sebagai alternatif penanggulangan karhutla yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan.
- Mendorong inovasi Sumur AKHLAG sebagai solusi lokal berbasis kearifan dan pengalaman lapangan.
- KONDISI LAPANGAN: KEBAKARAN LAHAN GAMBUT
Api tersembunyi di bawah permukaan tanah.
Sulit padam karena akar dan pori gambut terbakar dalam.
Sumber air sangat minim, alat pemadam sulit menjangkau lokasi.
Pemadaman konvensional (helikopter, tanki air) mahal dan tidak efektif.
"Jangan pulang sebelum padam," semangat regu pemadam yang terus berjuang melawan asap dan bara di tengah keterbatasan.
SUMUR AKHLAG: SOLUSI DARI DALAM GAMBUT
- Apa Itu Sumur AKHLAG?
Inovasi lokal berupa sumur vertikal di lahan gambut, menggunakan pipa 4 inci sepanjang 1,8 meter, dengan ruang silinder bawah tanah sebagai bungker air alami dari kandungan air gambut.
- Keunggulan Sumur AKHLAG:
Efektif: Air tersedia langsung di lokasi kebakaran.
Efisien: Biaya murah, bisa dibuat secara gotong royong.
Praktis: Tidak perlu alat berat atau infrastruktur besar.
Ramah lingkungan: Memanfaatkan cadangan air alami dalam gambut.
- TEKNIK PEMBUATAN SUMUR AKHLAG
Alat & Bahan
Mesin mini strike pump, selang isap dan selang buang 100 m
Pipa PVC 4 inci (dilubangi 3,14 cm, mulai dari 30 cm ke bawah)
Bor tanah panjang 2 meter
Rongga silinder bawah tanah ± 1 m³
Nozzle kombinasi, EP sensor indikator air
Penggaris, spidol merah–biru–hitam, meteran.
Cara Kerja: Air dari bawah tanah akan terus mengisi rongga kosong dalam sumur saat air diambil. Karena gambut adalah 90% air, sumur ini tak pernah kering saat dibutuhkan.
- WATER BOMBING VS SUMUR AKHLAG
Aspek Water Bombing Sumur AKHLAG
Biaya Rp30–40 juta/jam Rp500–700 ribu/sumur
Efektivitas Air cepat menguap Air langsung ke akar.
Ketahanan 1–2 jam Berkelanjutan
Akses Lokasi terbatas Bisa dipasang di mana saja
- Relawan AKHLAG (Rel-AKHLAG)
Organisasi relawan lingkungan yang:
Melakukan edukasi dan sosialisasi soal karhutla gambut.
Melatih masyarakat membuat Sumur AKHLAG.
Membangun jejaring kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, dan organisasi lingkungan.
Menginisiasi kampanye restorasi dan pemulihan lahan gambut.
- KOLABORASI STRATEGIS
Rel-AKHLAG menggandeng:
Masyarakat lokal → Pelatihan pembuatan dan pemanfaatan sumur.
Pemerintah → Advokasi kebijakan restorasi gambut dan kanal blocking.
Swasta & Akademisi → Riset dan penyempurnaan desain Sumur AKHLAG.
Organisasi lingkungan → Penyebaran dan pengawasan partisipatif.
- UPAYA PENCEGAHAN LEBIH BAIK DARI PEMADAMAN
“Jika lahan gambut terus dibiarkan kering, siklus api akan terus berulang.”
Manajemen air gambut harus menjadi prioritas.
Kanal blocking dan sumur AKHLAG adalah kombinasi terbaik mencegah karhutla.
Biaya pencegahan jauh lebih murah daripada pemadaman.
- KESIMPULAN
Inovasi Sumur AKHLAG adalah bukti bahwa solusi cerdas tidak harus rumit dan mahal. Berangkat dari pengalaman otodidak, disempurnakan oleh para ahli, dan dibuktikan keampuhannya di lapangan, Sumur AKHLAG adalah jawaban atas persoalan kebakaran lahan gambut yang selama ini sulit diatasi.
Rel-AKHLAG berdiri sebagai penggerak dan penjaga, memastikan bahwa semangat menjaga bumi, hutan, dan masa depan tetap menyala—tanpa asap, tanpa korban, dan tanpa bencana.
"Jangan tunggu terbakar, cegah dari sekarang bersama Sumur AKHLAG dan Rel-AKHLAG!" ?
Edward Pangaribuan MSI,
( Tim Ahli Rel-AKHLAG)

