Innova Tabrak Truk di Aceh Tamiang, 1 Orang Warga Asal Inhil Tewas

Kondisi minibus saat menghantam bagian belakang truk di Aceh Tamiang, Minggu (7/5/2023) dini hari. Kecelakaan ini menyebabkan satu orang meninggal.Â
Beritariau.com - Kecelakaan maut di Aceh Tamiang antara truk tronton dengan mobil Toyota Innova, ternyata dalam Innova yang menabrak truk mogok itu ada tiga orang sedang dalam perjalanan pulang ke Riau.
Penumpang Innova yang meninggal dalam kecelakaan maut itu, yakni Fatmawati (44), warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Korban berada di mobil Innova BA 1142 OS yang dikemudikan Jef Elva Rony. Satu penumpang lagi diketahui bernama Yazid Syarif Affandi.
“Satu penumpang wanita meninggal dunia, sedangkan dua pria yang berada di dalam mobil terluka, kondisi kaki patah,” kata Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muhammad Yanis melalui Kasat Lantas AKP Iwan Haji.
Iwan Haji mengungkapkan kecelakaan maut ini bermula saat truk pengangkut cangkang kelapa sawit yang dikemudikan M (39) warga Desa Air Moleki, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, mengalami rusak pada bagian persneling.
“Sopir truk kemudian berhenti di beram jalan,” kata Iwan.
Kondisi malam itu sangat gelap karena sepanjang jalan tidak dilengkapi penerangan.
M sendiri mengaku sudah memasang water barrier berjarak sekira dua meter dari truk.
“Diduga karena gelap, pengemudi Innova tidak melihat water barrier, dan jarak water barrier terlalu dekat sehingga tidak bisa lagi menghindar,” kata dia.
Iwan mengatakan dua petugas Satlantas Polres Aceh Tamiang langsung mendatangi lokasi kejadian.
Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD Muda Sedia, sedangkan kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke Satlantas. Saat ini proses hukum kecelakaan ini masih didalami petugas.
Sebelumnya Serambinews.com memberitakan satu orang meninggal dan satu lainnya terluka parah setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Medan - Banda Aceh, Kampung Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Minggu (7/5/2023) dini hari.
Kedua korban merupakan penumpang minibus yang melaju dari arah Kota Kualasimpang menuju Medan, Sumatera Utara.
Komandan Koramil 07/Kejuruan Muda Kapten Inf Nunu Rukmana mengatakan, minibus tersebut menghantam truk tronton yang parkir di bahu jalan.
“Truk itu rusak, diduga tidak memasang tanda saat berhenti di bahu jalan,” kata Nunu mewakili Dandim 0117/Atam Lektol Czi Alfian Purnbamasidi.
Ketiadaan tanda itu menyebabkan pengemudi minibus tidak melihat keberadaan truk pengangkut cangkang yang sedang mogok itu karena situasi di tempat kejadian perkara gelap.
Minibus menghantam bagian belakang truk hingga menyebabkan satu orang meninggal dan satu lainnya terluka.
Informasinya mobil itu bermuatan tiga orang, terdiri atas pasangan suami istri dan satu anak. “Yang meninggal isrinya, kalau suaminya luka parah,” kata warga di lokasi kejadian.
Kasus ini sudah ditangani Satlantas Polres Aceh Tamiang, di mana kedua korban sudah dievakuasi ke RSUD Aceh Tamiang. Sementara mobil korban yang mengalami rusak ringan dibawa ke Satlantas. (*)

